Sabtu, 25 Februari 2017 11:00 WIB

Pemkot Jakbar Segera Lakukan Penataan PKL di CNI

Reporter : Ryan Suryadi Editor : Danang Fajar
Ilustrasi pembongkaran PKL (ist)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Makin bertambahnya Pedangan Kaki Lima (PKL) yang berada di wilayah CNI, Kembangan membuat Pemkot Jakarta Barat berencana mencarikan solusi perihal keberadaan mereka di wilayah tersebut. 

Sebelumnya, Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (Sudin KUMKMP) akan menata PKL di kawasan CNI bekerjasama dengan perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR). Namun hingga kini rencana tersebut belum terealisasi karena berbagai hal atau kendala.  

"Waktu itu, CSR setuju menata pedagang di CNI. Mereka akan membuat kios permanen. Setelah dipelajari, pembuatan kios permanen itu tak mungkin karena berada di jalan. Secara estetika juga tak bagus. Kemudian, akan dibuat tendanisasi, itu pun akan timbul masalah mengenai tanggung jawab aset tendanya. Nggak mungkin, tenda dibiarkan tergeletak di jalan," ujar Kasudin KUMKMP Jakbar, Nuraini Sylviana, Sabtu (25/2/2017).

Solusi lainnya adalah melakukan relokasi pedagang. Namun, itu tidak mungkin karena tak ada lahan kosong yang menampung sekitar 1.000 pedagang. 

"Sebenarnya, tupoksi kami adalah menata pedagangnya. Kalau pun tidak ada solusi, tentunya camat dan lurah yang memiliki kewenangan," jelasnya.

Keberadaan PKL dan parkir liar di kawasan CNI Puri Kembangan menjadi masalah tersendiri. Sampai saat ini, Pemprov DKI khususnya Dinas KUMKMP belum menemukan formula yang dinilai tepat untuk menangani masalah PKL di kawasan tersebut.

Jika kondisi ini terus berlangsung, tentunya akan menimbulkan dampak, baik sosial maupun lingkungan dan lainnya. Apalagi ada dugaan keberadaan mereka dibekingi oleh oknum oknum tertentu. 

"Kalau tak ada solusi, kewenangan ada pada lurah dan camat," pungkasnya. 


0 Komentar