Laporan: Hendrik SimorangkirTANGERANG, Tigapilarnews.com – Pemkab Tangerang menampilkan teknologi unggulan berupa komposter pengolah sampah tepat guna pada acara Gelar Teknologi Tepat Guna XII Provinsi Banten tahun 2016 di lapangan ADB KS (Helipad) Kota Cilegon.Teknologi komposter pengelolah sampah tepat guna yang hasil dari kreativitas warga Perumahan Kelapa Dua RW 07, Kabupaten Tangerang, yang sebelumnya meraih juara pertama pada gelar teknologi tepat guna tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2016.Teknologi tepat guna komposter pengolah sampah tempat guna ini berfungsi untuk pengelolaan sampah organik skala kecil dan besar, rumah tangga, rumah makan, perkantoran.Selain itu, mengubah sampah organik menjadi pupuk organik cair dan padat yang sangat bermanfaat bagi tumbuh-tumbuhan. Mengurangi volume pembuangan sampah hingga 60 persen sehingga dapat menguranggi biaya angkut sampah.Teknologi ini juga sangat ramah lingkungan karena tidak menimbulkan bauh, lalat, dan belatung sehingga dapat ditempatkan di dalam teras atau dapur.Bahanya dibuat dengan bahan plastik dan PVC sehingga tidak mudah pecah dan tahan benturan seta tahan cuaca.Menurut Subagya, pencetus teknologi komposter pengelola sampah mengaku ide pembuatan pengolah sampah bermula dari kesulitan warga mengatasi sampah di komplek perumahan.Volume sampah sangat tinggi tetapi tempat pembuangan sampah rumah tanģga tidak ada. Banyak sampah dibawa sama tikus sehingga sampah menumpuk di selokan air mengakibatkan banjir."Bermula dari hal tersebut pada akhir tahun 2015, kami warga dibawa pengurus RW mencari inovasi bagaimana mengatasi sampah yang semakin hari semakin banyak. Kebetulan saya mencari informasi cara mengatasi sampah lewat internet. Kami menemukan ide pengolahan sampah tepat guna yang mudah dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga.Pada awalnya saya mencoba dulu sampah dapur rumah tangga ditaruh di tabung selama satu minggu ditambah cairan bioaktivator, sampah dipotong-potong dan sisa makanan dicuci untuk menghindari lemak. Hasil percobaan ternyata hasilnya bagus," ujar Subagya, Kamis (25/8/2016).Sementara, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BPMPD Kabupaten Tangerang, Dian Mayangsari mengatakan, pada acara gelar teknologi tepat guna tingkat Provinsi Banten kali ini Pemkab Tangerang menampilkan tiga teknologi tepat guna pertama alat pengolah sampah organik menggunakan tabung komposter.Teknologi ini sebagai teknologi unggulan untuk bersaing sama teknologi tepat guna dari kabupaten dan kota di Banten.Selanjutnya teknologi tepat guna alat sprayer elektrik dan alat perontok padi menggunakan penggerak."Mudahan teknologi tepat guna unggulan Kabupaten Tangerang bisa meraih juara pertama. Kalau melihat manfaat dan kegunaanya sangat tepat sederhana dan banyak dibutuhkan sehari-hari," jelas Dian.Hal senada diutarakan Kasubag Pemberdayaan BPMPD Kabupaten Tangerang, Udin. Dia mengatakan setelah gelar teknologi tepat guna tingkat Provinsi Banten akan dilanjutkan di tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Mataram Propinsi NTB."Mudah-mudahan teknologi tepat guna pengolah sampah organik menggunakan komposter meraih juara pertama sehingga bisa mewakili Banten di tingkat nasional," pungkas Udin.