Rabu, 01 Juni 2016 11:55 WIB

Massa KSPI Geruduk Balaikota DKI Tuntut Ahok Jadi Tersangka

Editor : Hermawan
Laporan: Evi Ariska

JAKARTA, Tigapilarnews.com – Seratusan massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendatangi Balaikota DKI Jakarta.

Dalam tuntutannya itu massa pengunjuk rasa meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap KPK dalam dugaan korupsi RS Sumber Waras, proyek reklamasi, dan penyalahgunaan diskresi.

"Buruh menuntut KPK tetapkan Ahok jadi tersangka. Apabila KPK tidak memperhatikan tuntutan buruh ini, maka kami akan melakukan aksi terus menerus," ujar Presiden KSPI Said Iqbal di depan Balaikota DKI Jakarta, Rabu (1/5/2016) siang.

Iqbal menilai kebijakan Ahok terlalu mengedepankan uang CSR dari pengembang untuk proyek segala macam pembangunan rusun atau RPTRA.

Iqbal khawatir jika hal itu bisa membuat Pemprov DKI Jakarta bergantung pada pengembang.

Menurut Iqbal, sejumlah kebijakan Ahok seperti pelarangan unjuk rasa kecuali di tiga tempat (Monas, Parkir Timur Senayan dan DPR), dan penggusuran menggunakan unsur TNI-Polri serta penangkapan aktivis hanya berpihak pada pengusaha.

"Ini seperti ada pesanan pengusaha hitam kepada Ahok. Semua kebijakan ini adalah barter pemilik modal untuk membungkam aksi damai buruh," ungkap Iqbal.

Diketahui, massa buruh hadir di depan kantor Ahok sekira pukul 11.00 WIB, tapi mereka tak diberi izin untuk memasuki gedung Balaikota DKI.

Sebanyak 200 personel kepolisian diterjunkan guna mengamankan aksi unjuk rasa ini.

Situasi lalu lintas tampak padat karena satu ruas Jalan Merdeka Selatan dipenuhi para buruh berunjuk rasa.

 
0 Komentar