Rabu, 06 April 2016 15:00 WIB

Ditipu Travel Gelap, Wanita Cantik Ini Melapor Ke Polda Metro Jaya

Editor : Hendrik Simorangkir
Laporan: Arif Muhammad Riyan

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Umi Basuki, niatan berlibur ke Jepang bersama rekan kerja kantornya habis dimakan mimpi. Dirinya menjadi korban penipuan travel gelap yang menawarkan jasa liburan ke Jepang dengan iming-iming harga yang murah.

Umi, wanita berparas cantik ini membuat laporan ke Ditkrimsus Polda Metro Jaya, atas musibah yang menimpanya agar pihak kepolisian dapat menangkap pelaku penipuan yang berinisial SJ.

"Kita lihat satu situs di salah satu media online ya. Di mana orang ini itu jual tour ke Jepang dan ada beberapa orang di grup yang terpisah menjadi korban dengan total mungkin sekitar 120 orang. Kalau perorang misalkan Rp 15 juta maka kerugian bisa sampai Rp 2 miliar," jelasnya di Mapolda Metro jaya, Rabu (6/4/2016).

Umi mengaku, sempat tertarik menggunakan jasa travel tersebut. Lantaran murah dan dapat dicicil pembayarannya. Dirinya menyadari telah dikelabui oleh travel gelap tersebut saat seminggu sebelum keberangkatan ke Jepang.

"Dia buka iklan di media kaskus, Ya kita masih di kasih janji. Kita akan dikirimin wifer untuk visa pasport dan juga kita akan dikirimin tiket. Sampai dengan seminggu sebelum keberangkatan, belum ada kabar apapun. Dan, pada saat itu, kita tanya, kita dorong beliau akhirnya cancel penerbangan," papar Umi.

Tambah Umi, seharusnya ia sudah berlibur ke Japang kemarin, Selasa (5/4/2016). Merasa tertipu, dirinya pun meminta refund (Pengembalian Uang) kepada tersangka SJ.

"Dijanjikandi refund, karena kita diminta solusi. Janjikan di refund, tapi sampai saat ini tidak bisa dihubungi. Jadi, kita tidak ada batas waktu kapan kita terima batas dana refundnya," ucapnya.

Lebih lanjut, saat ini dirinya bersama Polda Metro Jaya sedang mengumpulkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) guna penyelidikan lebih lanjut. "Sekarang kita bikin BAP dulu, untuk nanti selanjutnya kita lihat seperti apa," pungkas Umi.

Saat ini pihak Polda Metro Jaya masih mendalami kasus ini. Sementara tersangka SJ masih dalam pengejaran polisi.
0 Komentar