Jumat, 03 April 2020 14:00 WIB

Call 135, Produk Pertamina Langsung Diantar Dukung Kampanye #DiRumahAja

Editor : Yusuf Ibrahim
Layanan antar Pertamina. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Konsumen pengguna produk Pertamina dimanjakan dengan program Pertamina Delivery Services (PDS) atau layanan antar ke Rumah.

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mendukung upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dengan meluncurkan layanan antar ke rumah.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR I, M Roby Hervindo mengatakan program Pertamina Delivery Services (PDS) ini dapat membantu konsumen untuk memenuhi kebutuhan produk BBM, elpiji dan pelumas Pertamina dari rumah.

"Melalui layanan ini, konsumen cukup telepon ke Call Center Pertamina 135, mulai pukul 8 pagi hingga 8 malam. Produk akan diantar langsung ke alamat konsumen untuk mendukung kampanye #DiRumahAja," terangnya, Jumat (3/4/2020).

Saat ini, lanjutnya, layanan PDS mencakup wilayah Medan dan sekitarnya. Pertamina telah menyiapkan empat unit motor untuk mengantarkan produk ke lokasi konsumen.

"Masyarakat bisa memesan Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, Bright Gas 5.5 Kg dan Pelumas Fastron via layanan PDS. Pembayarannya pun dapat menggunakan uang tunai ataupun aplikasi MyPertamina," jelas Roby.

Dikatakannya, untuk harga produk yang bisa dilesan via PDS sama dengan pembelian langsung di SPBU. Untuk Pertamax Turbo seharga Rp9.850 per liter, Pertamax Rp9.000 per liter, Pertamina Dex Rp10.200 per liter dan Dexlite Rp9.500 per liter. "Ongkos kirim gratis, berlaku hingga 31 Mei 2020," ungkapnya.

Selain itu, Bright Gas 5.5 Kg dibanderol Rp270.000 per tabung untuk pembelian baru dan Rp65.000 untuk isi ulang. Sedangkan Pelumas Fastron series seperti Fastron Gold 5w30 dihargai Rp566.000, Fastron Techno 10w40 seharga Rp331,000. Fastron Diesel 15w40 Rp279.000, Fastron Ecogreen 5w30 Rp235.000 serta Fastron Ecogreen 0w20 seharga Rp250.000.

"Untuk tetap meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19, petugas PDS dilengkapi alat pelindung diri dan alat kebersihan. Misalnya sarung tangan dan masker," sebut Roby. Selain layanan PDS, Pertamina memastikan kesiapan operasional di tengah pembatasan mobilisasi.

Operasi penyaluran BBM, elpiji dan Avtur melalui Fuel Terminal, DPPU, SPBU, SPPBE, agen serta pangkalan elpiji tetap berjalan normal dengan selalu memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dan aparat keamanan untuk kelancaran distribusi BBM, elpiji dan avtur melalui darat maupun laut. Kami telah mengantungi surat rekomendasi dan dukungan operasional dari ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, bapak Doni Monardo. Beliau memberi rekomendasi dan dukungan agar operasi dan distribusi BBM dan elpiji terpenuhi selama percepatan penanganan Covid-19," ujar Roby.

Saat ini, sambungnya, ketersediaan BBM di fuel terminal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut hingga 40 hari ke depan. Adapun stok elpiji dapat memenuhi kebutuhan warga sampai 24 hari ke depan. "Konsumsi BBM jenis bensin (Gasoline) dan diesel (Gasoil) selama periode Maret 2020 menujukkan penurunan bila dibandingkan konsumsi normal," tuturnya.

Selama Maret 2020, konsumsi BBM bensin (Premium, Pertalite,  Pertamax dan Pertamax Turbo) sebanyak 139,8 juta liter. Jumlah ini menurun 7,41 persen dibandingkan konsumsi normal 151 juta liter. Sedangkan BBM diesel (Biosolar, Pertamina Dex, Dexlite) turun 0,20 persen. Realisasi  mencapai 94,7 juta liter dibanding konsumsi normal 94,8 juta liter.

"Jadi masyarakat tak perlu khawatir. Pertamina tetap akan memenuhi kebutuhan energi, meskipun di tengah kondisi pandemi. Bijaklah  menggunakan BBM dan elpiji sesuai peruntukkan. Gunakan LinkAja serta MyPertamina untuk keamanan, kesehatan dan kenyamanan bertransaksi," pungkasnya.(bre)


0 Komentar