Selasa, 13 November 2018 12:29 WIB

BPN Prabowo-Sandiaga Sampaikan yang Ditakuti Rakyat

Editor : Eggi Paksha
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pernyataan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Sandiaga Uno, yang meminta pemerintah mewaspadai para genderuwo ekonomi rente hingga pangan dinilai bukan menakut-nakuti rakyat.

Sehingga, penilaian Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily pun dibantah.

Menurut Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, apa yang disampaikan Sandiaga Uno tersebut sudah benar.

"Ada genderuwo ekonomi yang membuat pengusaha ketakutan bisnisnya akan bangkrut karena ekonomi tak kunjung tumbuh, dunia usaha tidak sehat, hanya sehat bagi para pendukung penguasa saja," ujar Ferdinand Hutahaean, Selasa (13/11/2018).

Kemudian, kata dia, genderuwo yang paling menakutkan adalah kejaran pajak yang membuat pengusaha semakin tertekan. "Jadi apa yang disampaikan oleh Sandi itu sudah betul. Bukan menakuti rakyat, karena yang membuat rakyat takut adalah penguasa," kata Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat ini.

Dia melanjutkan, rakyat takut harga bahan bakar minyak (BBM) naik diam-diam tengah malam. "Rakyat takut utang ugal-ugalan akan menekan ekonomi dan menjadi beban anak cucu," ucapnya. 

Selain itu, rakyat takut lapangan kerja diserbu tenaga kerja asing. Selanjutnya, kata Ferdinand, rumah sakit takut preminya tidak dibayar oleh pemerintah melalui BPJS. 

Di samping itu, Ferdinand membeberkan rakyat takut sakit karena rumah sakit mulai menurunkan standar sesuai keinginan pemerintah dalam program BPJS. "Jadi ketakutan itu sumbernya kebijakan pemerintah, bukan Sandi atau politisi. Masa menyampaikan kebenaran dituduh menakut nakuti?" katanya.

Ferdinand berpandangan, rakyat memang perlu diberitahukan fakta walaupun menakutkan bahwa bangsa ini sedang tidak sehat ekonominya. Faktanya, defisit makin melebar di semua lini. 

"APBN defisit, perdagangan defisit, pembayaran defisit. Jadi apanya ekonomi yang baik? Masa menyampaikan fakta ini disebut menakuti? Itu kan data dari pemerintah, Bank Indonesia dan BPS. Masa ini disebut menakuti? Saya harus tertawakan mereka yang bicara bahwa menyampaikan kebenaran dianggap menakuti," tandasnya.

Dia pun menegaskan, walaupun menakutkan fakta harus disampaikan bahwa ekonomi tidak sehat. "Maka kita butuh pemimpin baru 2019 nanti agar ketakutan itu semua kita hilangkan. Kita singkirkan genderuwo ekonominya," pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga meminta pemerintah mewaspadai para genderuwo ekonomi rente hingga pangan. Kemudian diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai pernyataan Sandiaga Uno itu cerminan politikus yang menakuti rakyat.(exe/sndo)


0 Komentar