Rabu, 28 Maret 2018 19:48 WIB

Serangan Rudal Bentuk Frustasi Houthi

Editor : Yusuf Ibrahim
Mohammed bin Salman. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menyatakan serangan rudal terbaru yang dilakukan Houthi adalah bentuk frutasi dari kelompok itu, karena terus mengalami kekalahan di Yaman.

Mohammed bin Salman kemudian menuturkan, serangan itu hanya akan berakhir sia-sia.

"Serangan rudal Houthi di Riyadh dan kota-kota Saudi lainnya tidak lebih dari upaya terakhir yang dilakukan oleh kelompok itu," kata Mohammed bin Salman saat melakukan kunjungan ke kantor New York Times, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (28/03/2018).

Seperti diketahui, Houthi menembakkan tujuh rudal ke arah Saudi pada hari Minggu lalu. Militer Saudi sejatinya bisa menghalau rudal tersebut, namun sayangnya serpihan rudal itu menimpa sebuah rumah, yang menewaskan satu orang penghuninya.

Sepanjang serangan rudal Houthi ke wilayah Saudi, baru kali ini memakan korban jiwa yang diketahui merupakan warga Mesir yang tinggal di Riyadh. Serangan terjadi di saat agresi militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi terhadap milisi pemberontak Houthi berlangsung.

Sementara itu, Mohammed bin Salman di kesempatan yang sama menuturkan, AS harus memikirkan kembali kesepakatan nuklirnya dengan Iran dan memperingatkan bahwa perjanjian itu akan menunda, tetapi tidak mencegah Teheran dari memperoleh senjata nuklir.

"Menunda dan mengawasi mereka mendapatkan bom, itu berarti Anda menunggu peluru untuk mencapai kepala Anda. Jadi Anda sebaiknya mulai bergerak dari sekarang," tukas putra pemimpin Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud itu.(exe/ist)


0 Komentar