Selasa, 13 Maret 2018 12:25 WIB

Idus Marham Ajak para Pengusaha untuk Berkontribusi Nyata

Editor : Yusuf Ibrahim
Menteri Sosial, Idrus Marham. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Menteri Sosial, Idrus Marham, menghadiri menghadiri acara temu penyelenggara undian gratis berhadiah (UGB) dan pengumpulan uang atau barang (PUB).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penyelenggara UGB agar taat pada peraturan yang berlaku.

Tema yang diambil dalam acara ini adalah 'optimalisasi pengelolaan sumber dana bantuan sosial untuk penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) menuju Indonesia sejahtera'.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB di Hotel Crowne Plaza, Jl. Gatot Subroto, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (13/03/2018). Acara temu penyelenggara ini dihadiri oleh staf khusus Menteri beserta jajarannya di lingkungan Kementerian Sosial dan para perusahaan yang menyelenggarakan UGB dan PUB.
 

Oleh karena itu, melalui pertemuan ini Idrus mengajak peran serta pengusaha untuk terlibat dalam program-program pemerintah untuk masyarakat. Dia pun mengajak para pengusaha untuk memberikan ide dan berkontribusi nyata.
 

Dalam sambutannya Idrus mengaku gembira ditunjuk menjadi mensos lantaran bisa memenuhi panggilan kemanusiaan. Sebagai mensos dia mengaku menaruh perhatian pada kasus yang terjadi di Asmat.

"Karena jadi mensos istilahnya panggilan kemanusian, karena itu 2-3 hari setelah dilantik saya ketemu presiden mengingatkan ini ada persoalan Asmat," kisahnya. 

Idrus kemudian mengajak keterlibatan para pengusaha penyelenggara undian gratis berhadiah dan pengumpulan uang atau barang untuk menangani persoalan sosial di masyarakat, seperti kemiskinan, pengangguran hingga narkoba. Idrus mengatakan program bantuan yang diberikan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Rastra hingga KIP turut membantu mengurangi beban masyarakat.

"Saya katakan gini saya kira ke depan yang perlu tingkatkan bagaimana program masyarakat miskin untuk mengubah statusnya. Dalam rangka program ini saya sudah buat garis kita harus buat kemitraan baik dengan kementerian dan pengusaha yang ada," katanya. 


"Pertemuan hari ini adalah dalam rangka untuk meningkatkan dan bagaimana adanya efektifitas peran masyarakat dalam rangka bersama pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah sosial yang ada karena kita tahu masalah sosial bangsa ini cukup banyak," tutur Idrus.

Idrus berharap dengan acara ini diselenggarakan akan tercipta gagasan baru untuk menyelesaikan masalah sosial dari para pengusaha yang menghadiri acara ini.

"Dalam pertemuan ini kita harapkan untuk mencoba merumuskan pikiran-pikiran yang bisa dilaksanakan secara efektif oleh pengusaha-pengusaha yang ada dalam rangka peran aktif bersama pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial," ucapnya.

Untuk diketahui pada 2017 Kementerian Sosial telah memberikan izin UGB dan PUB sebanyak 1.338 SK, dengan dana usaha kesejahteraan sosial yang sudah disalurkan kepada PMKS sebesar Rp 96.915.064.000 dan penerimaan negara bukan pajak (PNPB) sebesar Rp 846.307.901 serta penerimaan hadiah tidak tertebak (HTT) atau hadiah tidak diambil oleh pemenang (HTDP) sebesar Rp 3.528.160.000.(exe/ist)


0 Komentar