Selasa, 06 Juni 2017 16:32 WIB

Dirut Transjakarta Sebut Penjualan Sembako On Shelter Tidak Menargetkan Penjualan

Reporter : Evi Ariska Editor : Hendrik Simorangkir
Direktur Utama PT TransJakarta, Budi Kaliwono. (foto sitimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, tidak merasa cemas jika program sembako on shelter (SOS) sepi peminat, karena bukan semata-mata untuk menargetkan untuk mengejar penjualan.

"Tapi kami sebagai perusahaan pelayanan publik, 450 ribu per hari pelanggan, itu bisa bantu pemprov jaga kestabilan pangan. Oleh sebab itu kita enggak sepaham dibilang ini harga murah, ini harga eceran tertinggi. Silakan di luar lebih murah enggak masalah, tapi kalau lebih tinggi, masyarakat punya alternatif beli di halte-halte kami," ujar Budi di Balaikota DKI, Selasa (6/6/2017).

Oleh sebeb itu, volume penjualan bukanlah menjadi target utama Transjakarta. Budi menambahkan, target utama penjualan sembaki on shelter semata-mata dilakukan untuk pelanggan Transjakarta agar dengan mudah mendapatkan sembako dan harga murah pemerintah.

"Kalau dari penjualan saya enggak pegang angka, tapi seminggu penjualan, itu sudah 5 ribuan kemasan. Jadi yang paling laku seingat saya gula, setelah itu minyak goreng, tepung terigu, beras," ungkapnya.

Budi meyakini konsep sembako on shelter ini tidak akan mengganggu jalur distribusi

"Karena banyak juga orang yang kayak saya keluarga di rumah selalu belanja di warung, karena lingkungan. Terus mereka ‎bisa lebih kenal. Kadang bayar bisa belakangan. Kalau pas di halte, ini harga yang paling cocok dan cukup sukses," pungkasnya.


0 Komentar