Minggu, 30 April 2017 17:35 WIB

Polisi Siapkan Rekayasa Pengalihan Arus Demo Buruh, Ini Rutenya

Editor : Hendrik Simorangkir
Ilustrasi Rekayasa Arus

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Polda Metro Jaya akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas dalam perayaan Hari Buruh, Senin (1/5/2017). Kasubdit Bingakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan pengalihan arus dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk kelancaran lalu lintas.

"Dalam rangka menghadapi giat hari buruh (May day) Ditlantas PMJ & Jajaran mempersiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk menciptakan dan membangun keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas tetap terjaga dengan baik sehingga seluruh aktivitas masyarakat yang menggunakan ruang lalu lintas tetap lancar dan kondusif tanpa adanya hambatan yang berarti," ujar Budiyanto, Minggu (30/4/2017).

Budiyanto mengatakan, mereka sudah melakukan sejumlah rencana rekayasa pengalihan arus buruh yang datang dari luar Jakarta. Massa dari Bekasi akan diarahkan untuk melewati jalan Tol arah Cempaka Putih - keluar Off ramp Cempaka Putih- Jalan Letjen Suprapto-Pasar Senin - Pejambon - titik aksi. Untuk massa yang datang dari arah Tangerang/Banten akan dilewatkan Tomang - Jalan Raya Biak - Harmoni - Jalan Juanda - Pasar Baru - Lapangan Banteng baru ke titik aksi. Terakhir, untuk massa yang dari arah Bogor/Sukabumi diarahkan Tegal Parang - Kuningan - Rasuna Said.- Menteng - Tugu Tani- Merdeka Timur.

Budiyanto menambahkan, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan titik parkir bagi massa untuk menjaga kendaraan Pedemo. Ia mengatakan Pedemo bisa memarkirkan kendaraan di Gelora Bung Karno, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, IRTI, dan PRJ Kemayoran. Sementara itu, untuk titik aksi, Polda Metro Jaya telah melakukan rekayasa lalu lintas demi menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

Budiyanto menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari rute-rute tersebut. Ia menyarankan agar publik mencari jalur alternatif apabila berniat melewati rute aksi. Tidak lupa masyarakat diminta tetap tertib selama aksi May Day.

"Dihimbau kepada masyarakat yang tidak ada kepentingan penting ke obyek dimaksud, dapat mencari & menggunakan alternatif jalan lain, dan dapat meminitor lewat media radio, RTC dan sebagainya. Masyarakat untuk tetap tertib dan mematihi peraturan perundang-undangan yang  berlaku," ujar Budiyanto.

Berikut titik rekayasa lalu lintas di sekitar tempat aksi:


Rute Pengalihan Arus Jalan sekitar Istana Negara: 

1. Arus lalu lintas yang dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke kiri Jalan Juanda.

2. Arus lalu lintas yang dari Jalan Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran dialihkan ke kanan ke Jalan Pos.

3. Arus lalu lintas yang dari Jalan Gunung Sahari menuju ke Jalan dari Sutoyo diluruskan ke Jalan Senen Raya.

4. Arus lalu lintas yang dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diluruskan ke Jalan Gunung Sahari.

5. Arus lalu lintas yang dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan menuju ke Jalan Perwira.

6. Arus lalu lintas yang datang dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD Gatot Subroto diluruskan ke Jalan Senen Raya – Wahidin

7. Arus lalu lintas yang datang dari Cikini Raya menuju M Ridwan Rais dialihkan ke kanan jalan Kwitang Raya atau arus lalu lintas yang datang dari arah Jalan Kwitang diputar balikan kembali ke Jalan Kwitang Raya serta yang dari Jalan Kebon Sirih diluruskan ke Jalan Kwitang Raya

8. Arus lalu lintas yang dari arah Jalan Jend Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang. 

9. Arus lalu lintas yang datang dari arah Abdul Muis diluruskan ke Jalan Harmoni maupun Fachrudin

10. Arus lalu lintas yang datang dari arah Abdul Muis menuju Jalan Museum dilurukan ke Jalan Fachrudin begitu juga sebaliknya.

 

Pengalihan Arus dari Istana Negara ke DPR/MPR:
 
1. Arus kendaraan yang datang dari arah S. Parman menuju Jalan Gatot Subroto dialihkan ke kiri Jalan KS. Tubun atau ke kanan Palmerah atau ke jalan Pejompongan.

2. Arus kendaraan yang datang dari arah dari Satrio menuju Sudirman diluruskan ke fly over Karet – KH Mas Mansyur begitu pun arah sebaliknya.

3. Arus kendaraan dalam tol dari arah timur menuju ke barat yang mau keluar depan cakra di luruskan keluar dpn Slipi Jaya dan
 apabila masa sudah menguasi tol arus yang datang dari arah timur dikeluarkan di offrame cakra dialihkan ke arah Blok M maupun ke Semanggi arah utara.

4. Arus kendaraan dalam tol dari arah barat menuju timur yang mau keluar off Ramp Senayan di luruskan keluar off Ramp Pancoran dan apabila masa sudah menguasai tol arus  yang datang dari arah barat menuju ke timur dikeluarkan di offrame Darmasis

5. Apabila massa sudah melewati lingkar Semanggi menuju DPR/MPR maka arus yang datang dari arah Senayan yang akan menuju Jalan Jend Gatot Subroto di luruskan ke Jalan Sudirman - Thamrin arah utara.


0 Komentar