Sabtu, 18 Juni 2016 14:02 WIB

Lulung: Pembelian Lahan RS Sumber Waras Dosa Terbesar DKI

Editor : Hermawan
Laporan: Evi Ariska

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana (Lulung) mengatakan dosa terbesar Pemprov DKI Jakarta adalah pembelian lahan RS Sumber Waras.

Lulung menegaskan pembelian lahan rumah saki itu tanpa persetujuan dari DPRD DKI Jakarta.

Lulung mengaku saat ditanya penyidik soal pembelian RS Sumber Waras. Dia baru tahu kalau PT Ciputra membatalkan pembelian tanah RS Sumber Waras itu pada tanggal 11 Agustus 2015.

Ahok menyebut pada tanggal 10 Agustus 2015 itulah putusan tanah itu dan baru terealisasinya pada 17 Desember 2015.

"Tapi hasil forensik bukang bukan tanggal 10 tapi tanggal 9. Pada APBD itu tak ada dianggarkan pembelian lahan RS Sumber Waras. Makanya, waktu pengesahan saya tak tanda tangan. Saya bilang ini enggak bener. Ada kerugian negara, tapi Ahok ngotot tuh dia melakukan pembenarannya sendiri," ujar Lulung di acara talk show: 'Mencari Sumber Yang Waras' di Warung Daun, Cikini, Menteng, Jakpus, Sabtu (18/6/2016) siang.

Lulung mengatakan mengapa hanya dia yang diperiksa KPK terkait kasus RS Sumber Waras. Mengapa tidak ada anggota DPRD DKI lain yang juga ikut diperiksa KPK.

Dia pun menyebut kalau pembelian RS Sumber Waras itu merupakan kesalahan dari Pempov DKI Jakarta.

"Ini dosa besar Pemprov DKI beli tanah enggak dengan kesepakatan dan setujuan DPRD DKI," pungkas Lulung.

 
0 Komentar