Rabu, 02 April 2025 13:57 WIB
JAKARTA, TIGAPILARNEWS.COM- Menjelang arus balik Lebaran 2025, Polda Lampung mempersiapkan sejumlah skema untuk mengatasi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, pihaknya siap mengawal pemudik dalam arus balik Lebaran 2025. Skema delay system jadi andalan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
"Untuk arus balik kami sudah mempersiapkan strategi delay system, tetapi kita juga akan lihat jumlah kendaraan kalau memang masih landai kita akan mengoptimalkan kantong parkir di area pelabuhan," ujar Helmy, Rabu (2/4/2025).
Pada penerapan delay system kali ini sama seperti tahun sebelumnya dengan beberapa kategori indikator yakni hijau, kuning, hingga merah.
"Kemudian skema delay system ini ada kode red, yellow, dan green. Itu sudah kita buat indikatornya, kalau sudah kuning biasanya antrean sampai di KM 4, maka delay system akan kita mainkan untuk menghambat kendaraan di rest area dan kantong parkir atau buffer zone di lintas tengah, timur, barat yang menuju Pelabuhan Bakauheni," katanya.
Pihaknya bersama beberapa stakeholder terkait juga melakukan skrining tiket di rest area Tol Lampung dan jalan lintas atau jalan arteri. Skrining tiket ini bertujuan membantu pemudik yang belum memiliki tiket.
"Untuk skrining tiket sudah mulai di rest area KM 49, KM 20, serta jalan arteri. Ini sudah kita lakukan sejak arus mudik, jadi untuk membantu masyarakat yang belum memiliki tiket," ujar Helmy.
Jumlah pemudik asal Pulau Jawa yang telah memasuki Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni dan juga Pelabuhan Wika tercatat sebanyak 933.804 orang. Jumlah ini berdasarkan data dari PT ASDP cabang Bakauheni, Lampung Selatan terhitung sejak H-10 hingga hari kedua Lebaran.(rom)