Ranieri mengindikasikan N'Zonzi sebagai target yang wajib diboyong ke King Power Stadium sebelum akhir Agustus. Dana 25 juta pounds disiapkan guna menebus buy-out clause pemain berusia 27 tahun itu.
Niat Ranieri merekrut N'Zonzi untuk mengatasi kelemahan di lini belakang The Foxes. Setelah Kante pergi, benteng jawara Liga Inggris itu mudah ditembus. Terbukti mereka telah dua kali tumbang di tiga laga resmi terbaru, dimana kebobolan empat kali.
Jamie Vardy dan kawan sempat dihajar Manchester United (MU) 1-2 saat Community Shield, lalu dipermalukan klub promosi, Hull City 1-2 pada laga pembuka Liga Inggris 2016/2017. Padahal, selama periode itu Ranieri sudah menurunkan sejumlah bek yang ada.
Ini membuat Ranieri berpikir menambah pemain berkarakter bertahan. Kebutuhannya makin mendesak karena Mendy harus istirahat tiga pekan akibat cedera engkel. Dia jadi tumbal waktu Leicester bermain 0-0 kontra Arsenal, pekan lalu.
Terlebih N'Zonzi merupakan target Ranieri sejak tahun lalu waktu masih membela Stoke City. Saat itu dia keduluan Sevilla yang berhasil membelinya seharga 7 juta pounds. Hebatnya, N'Zonzi berjasa membantu tim anyarnya menjuarai Liga Europa 2015/2016.(exe/ist)