Laporan: Rachmat KurniaBEKASI, Tigapilarnews.com - Satu SMP di Bekasi, mengeluarkan seorang siswinya lantaran ketahuan hamil saat masih mengikuti proses pendidikan.Padahal, pihak keluarga sudah menjelaskan kalau siswi tersebut hamil lantaran diperkosa."Sudah saya bilang sama pihak sekolah, saya kasih tanda bukti surat laporan dari kepolisian, tapi tetep dikeluarin. Padahal adik saya hamil karena diperkosa, bukan gara-gara yang lain, tapi kebijakan mereka tetap memulangkan pada orangtua," ujar seorang kakan siswi malang tersebut saat ditemui di sekolah, Kamis (18/8/2016).Siswi berusia 16 tahun itu dikeluarkan dari sekolah beberapa bulan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional, April lalu. Pihak sekolah sekolah memberi catatan akan memanggil siswi tersebut jika Ujian Nasional tiba.

"Ya ngomongnya gitu, katanya kalau ujian nanti adik saya dipanggil untuk ikut ujian. Tapi, sampai ujian selesai, bahkan hingga kini mereka gak hubungi kita. Kasian adik saya. Pendidikannya hancur gini," kata kakak siswi malang tersebut kesal.Menurut keterangan, siwi SMP itu diperkosa temannya M (26) di suatu gubuk di daerah Ciracas, Jakarta Timur, pertengahan September 2015. Akibatnya, remaja putri ini hamil dan tidak bisa mengikuti ujian sekolah dikarenakan pihak sekolah mengetahui perihal kehamilannya.