Sabtu, 18 Juni 2016 14:21 WIB

Ibu Kehilangan Bayi Kembar Diduga Dijual Pihak Rumah Sakit

Editor : Hermawan
Laporan: Muchammad Syahputra

JAKARTA,Tigapilarnews.com - Raudiah Elva Ningsih (37) mengatakan bahwa ada dugaan pihak RS Harapan Jayakarta melakukan praktik jual beli bayi dengan bekerja sama dengan sindikat penjualan bayi.

Dugaan Raudiah itu muncul lantaran salah satu anak kembar miliknya hilang di rumah sakit tersebut sesaat setelah usai menjalani proses persalinan.

Raudiah melahirkan melalui operasi caesar di RS Harapan Jayakarta pada tanggal Minggu, 8 Mei 20916.

Padahal, hasil USG di puskesmas dan RSUD Budhi Asih menyatakan Raudiah mengandung anak kembar.

“Kami menduga ada sindikat penjualan bayi di rumah sakit itu. Takutnya modus operandinya seperti itu,” jelas Raudiah kepada Tigapilarnews.com via telepon, Sabtu (18/6/2016) siang.

"Saya tidak menuduh tapi saya hanya minta kejelasan saja dari RSHJ ini. Kalo memang anak saya cuman satu, ya tolong jelaskan yang sejelas-jelasnya bisa diterima oleh akal sehat. Saya berbicara anak saya kembar ini kan berdasarkan USG," ujar Raudiah.

Bagaimana pun Raudiah tetap meyakini bahwa dia melahirkan anak kembar di RS Harapan Jayakarta.

"Saya yakin anak saya kembar sejak kandungan lima bulan USG kembar, 6 bulan, 7 bulan. Saya USG kembar, ketika 8 bulan jalan ke sembilan bulan kan ketika gameli itu tidak boleh dilakukan menunggu 40 minggu. Jadi usia kandungan 38 minggu pun sudah bisa untuk dilakukan operasi cesar ," imbuh Raudiah.
0 Komentar