Selasa, 05 April 2016 17:32 WIB

Pedagang Sayur di Bekasi: "Kalau Mahal Gini, Pembeli Jadi Sepi"

Editor : Hendrik Simorangkir
Laporan: Rachmat Kurnia

BEKASI, Tigapilarnews.com - Pasca turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per (1/4/2016), tidak berimbas pada turunnya harga pangan.

Pantauan tigapilarnews.com di Pasar Kranji, Bekasi Barat, Selasa (5/4/2016), harga sayuran seperti bawang merah dan tomat justru naik. Sebelum harga BBM turun, bawang per kilo Rp28.000 dan saat ini menjadi Rp45.000 per kilo. Sementara, harga tomat sebelum BBM turun, per kilo Rp10.000 dan saat ini menjadi Rp15.000 per kilo.

Menurut salah satu pegadang sayur di pasar tersebut Sri (43), semenjak minggu kemarin harga sayuran semakin naik. "Tidak ada ngaruhnya harga BBM turun, malah ini sayuran bukannya makin murah malah makin mahal," keluh Sri saat ditemui di pasar kranji, Bekasi Barat, Selasa (5/4/2016).

Sri mengaku, tidak ingin harga sayur mayur ini naik. "Pengennya mah harganya murah gitu. Kalo mahal gini juga, pembeli jadi sepi," keluhnya kembali.
0 Komentar