Selasa, 14 Januari 2020 12:25 WIB

Jojo Penasaran Gelar Super 500

Editor : Eggi Paksha
Jonathan Christie. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Tunggal putra Indonesia, Jonathan Christie mengusung misi khusus dengan semakin dekatnya Olimpiade Tokyo 2020.

Rangking enam dunia itu bertekad memantapkan posisinya di Top 8. Selain mengamankan tiket Olimpiade, masuk Top 8 akan mendapat status unggulan sehingga terhindar dari pemain unggulan di babak awal Olimpiade Tokyo.

Dengan menempati rangking enam dunia BWF per 14 Januari 2020 hari ini, posisi Jojo aman di jalur zona lolos Olimpiade Tokyo. Namun, dia akan berusaha menambah poin Race To Tokyo yang akan berakhir 26 Apri mendatang. Turnamen Badminton Asia Championships 2020 akan menjadi kualifikasi Olimpiade terakhir.

"Harapan terbesar di tahun 2020 adalah lolos kualifikasi olimpiade, ini target utama saya dari tahun lalu. Sekarang tinggal seperempat jalan lagi sampai April, tinggal beberapa turnamen lagi. Sebisa mungkin ambil banyak poin supaya bisa dapat status unggulan di olimpiade, jangan sampai nggak jadi unggulan, tahu-tahu ketemu unggulan di babak awal, ini yang mau saya hindari," ujar Jonatan dikutip dari laman Badmintonindonesia.org.

Pemain jebolan klub Tangkas ini juga masih menyimpan rasa penasaran ingin meraih gelar di level super 500. Tahun lalu Jonatan menyabet dua gelar di level Super 300 di Australia Open dan New Zealand Open 2019.

"Iya memang masih penasaran gelar di Super 500, ini target saya yang belum tercapai dari tahun lalu. Mungkin kalau dari target rangking tercapai, tahun lalu mau rangking empat sampai delapan besar, lalu hasilnya pas di tengah-tengah dapat rangking enam dunia," tutur peraih medali emas Asian Games 2018 ini.

Jonatan mengaku masih banyak hal yang mesti ia latih untuk terus mendongkrak prestasinya. Salah satunya adalah melatih kemampuannya untuk bisa mengambil keputusan dalam penerapan strategi di lapangan.

"Sudah ada kesempatan di level Super 500 tapi memang lawannya nggak gampang. Saya mengakui harus banyak yang di-improve, nggak banyak tapi justru itu komponen yang penting. Mungkin dari stroke, fisik, imbang dengan lawan, tapi saat mainnya itu, bisa cepat mengubah permainan, ini yang paling penting," pungkas Jonatan.

Kesempatan tampil di Indonesia Masters 2020 akan dimanfaatkan Jojo untuk menambang poin sebanyak-banyaknya. Di babak pertama, Jojo akan menghadapi pemain India, Prannoy H.S.(ist)


0 Komentar