Senin, 14 Oktober 2019 17:36 WIB

MPR Bahas soal Keamanan dan Protokoler Pelantikan Presiden

Editor : Eggi Paksha
Ketua MPR, Bamsoet. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah memutuskan sejumlah agenda terkait pembentukan badan-badan MPR dan acara pelantikan presiden dan wakil presiden, 20 Oktober mendatang.

Salah satunya mengundang Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) guna membahas pengamanan dan protokoler.

“Besok (Selasa 15 Oktober 2019-red) kami akan melakukan rapat koordinasi de mengundang Panglima TNI, kapolri, kepala BIN, Menlu dan Setneg untuk memastikan soal keamanan dan protokoler,” kata Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) seusai rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Kemudian, Bamsoet melanjutkan, MPR juga sudah menyetujui dan memutuskan agenda pelantikan Presiden dan Wapres nanti dipastikan akan dilangsungkan pada Minggu 20 Oktober pukul 14.30 WIB.

“Disepakati akan dilaksanakan pada 20 oktober jam 14.30 WIB,” ujar Wakil Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar itu.

Bamsoet juga menjelaskan, fraksi-fraksi MPR dan DPD menyepakati dan menyetujui jumlah atau komposisi personel badan-badan yang ada di MPR yakni, Badan Pengkajian, Badan Sosialisasi, Badan Anggaran dan Komisi Kajian Ketatanegaraan sudah disetujui dan disepakati. Dan agenda amandemen UUD 1945 akan masuk dalam Badan Pengkajian. “Iya (amendemen UUD 1945) masuk nanti. Diketuai oleh PDIP,” kata Bamsoet.(ist)


0 Komentar