Jumat, 06 September 2019 11:42 WIB

Mayoritas Suporter Barcelona Diyakini Tak Ingin Neymar Kembali

Editor : Eggi Paksha
Neymar. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Mantan pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, mengatakan tidak akan membawa Neymar kembali ke La Liga jika dia menjadi pelatih Barcelona atau Real Madrid.

Del Bosque tak peduli meski bintang Brasil itu memiliki kualitas luar biasa. Barcelona sempat menggelar sejumlah pertemuan dengan Paris Saint-Germain (PSG) untuk membawa pemain Brasil itu kembali ke Camp Nou setelah dua tahun hengkang ke tim Prancis tersebut dengan biaya yang menembus rekor dunia 222 juta euro (Rp3,5 triliun).

Tetapi kedua klub gagal mencapai kesepakatan sebelum jendela transfer ditutup pada 2 September, dengan direktur olahraga PSG Leonardo mengklaim bahwa juara Spanyol itu gagal memenuhi harga yang diminta timnya.

Leonardo juga mengakui bahwa klubnya telah berbicara dengan Real Madrid soal kemungkinan mantan pemain Santos tersebut berlabuh di Santiago Bernabeu.

Neymar telah mencetak 51 gol untuk PSG tetapi kedua musim di Prancis telah dirusak oleh cedera serius pada tahap-tahap penting dalam kampanye musim. Dia juga pernah berselisih di lapangan dengan rekan setimnya Edinson Cavani karena tugas mengambil penalti.

"Saya pikir itu akan bagus untuk liga Spanyol jika dia kembali, tetapi jika saya adalah pelatih sebuah klub saya tidak akan membawanya kembali," kata Del Bosque kepada jaringan televisi Spanyol Estudio Estadio.

"Saya mengatakan dia adalah pemain yang brilian, saya tidak berpikir sangat tinggi tentang dia karena alasan lain."

Del Bosque, yang memenangkan Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 sebagai pelatih Spanyol plus dua gelar Liga Champions sebagai pelatih Real Madrid, juga mengkritik Neymar karena caranya meninggalkan Barcelona pada 2017.

"Dengan Barcelona dia tidak berperilaku baik, bahkan dia berperilaku buruk, sangat buruk," tambahnya. "Jika Anda menyurvei penggemar Barcelona, ​​saya yakin bahwa lebih dari setengah dari mereka tidak ingin dia kembali. Ada alasan untuk itu."(ist)

0 Komentar