Rabu, 04 September 2019 16:54 WIB

Atlet-atlet Muda PB Djarum Diminta Tiru Kerja Keras Ahsan

Editor : Eggi Paksha
Penghargaan Atlet dan Pelatih PB Djarum - Juara Ganda Putra BWF World Championships 2019. (foto Esa/Tigapilarnews.com)

JAKARTA, Tigapialrnews.com- Torehan prestasi kembali diukir oleh atlet PB Djarum di panggung bulutangkis dunia melalui Mohammad Ahsan.

Bersama Hendra Setiawan, pasangan berjuluk The Daddies ini berhasil meraih medali emas di ajang BWF World Championships 2019 di Bassel, Swiss, Minggu (25/8). Prestasi ini terasa makin istimewa karena menjadi yang ketiga kalinya bagi Ahsan/Hendra menjadi juara dunia, setelah pada tahun 2013 dan 2015.

Tidak mudah bagi pasangan senior ini memboyong medali emas dan mengibarkan Sang Merah Putih di ajang BWF World Championships 2019. Di partai final, Ahsan/Hendra harus berhadapan dengan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayoshi yang berada di peringkat 9 dunia. Pertandingan di partai puncak ini berjalan ketat hingga akhirnya Ahsan/Hendra keluar sebagai kampiun setelah melakoni tiga gim dengan skor 25-23, 9-21, dan 21-15.

Dengan torehan prestasi ini, Djarum Foundation memberikan apresiasi kepada Mohammad Ahsan yang merupakan atlet binaan PB Djarum berupa bonus sebesar Rp 500 juta. Tak hanya itu, bonus berupa voucher senilai Rp 50 juta juga diberikan oleh YUZU Isotonic dan Djarum Badminton Club. Dengan demikian, total bonus yang diterima Ahsan mencapai Rp 550 juta. Pemberian bonus diselenggarakan di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (4/9).

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan apresiasi terhadap keberhasilan Ahsan di ajang BWF World Championships 2019 merupakan bentuk komitmen dan konsistensi Djarum Foundation untuk memotivasi para atlet bulutangkis agar memberikan yang terbaik bagi Indonesia saat berlaga di turnamen bulutangkis dunia.

 “Pemberian bonus ini merupakan penghargaan bagi atlet-atlet PB Djarum yang telah mengharumkan nama bangsa di cabang olahraga bulutangkis. Disamping itu, apresiasi ini merupakan lecutan motivasi bagi para pebulutangkis junior untuk tetap bekerja keras sehingga mampu menuai prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang,” tutur Yoppy di sela-sela acara.

Yoppy menuturkan, kemenangan Ahsan dalam turnamen bergengsi tersebut menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang dalam meraih prestasi. Justru, dengan usia yang semakin bertambah, Ahsan bisa menunjukkan kematangan dalam menghadapi lawan. Hal ini sepatutnya dicontoh bagi para atlet PB Djarum yang sedang meniti karier di dunia bulutangkis agar jangan patah semangat ketika menelan kekalahan dan terus memotivasi diri dengan berlatih lebih giat.

 “Gelar juara adalah milik para atlet yang pantang menyerah dan tidak terpuruk saat kalah. Sehingga pada akhirnya, kematangan dan jam terbang lah yang akan berbicara saat menghadapi lawan. Untuk itu, saya meminta atlet-atlet muda PB Djarum lainnya mencontoh kerja keras dan perjuangan yang telah dilakukan Ahsan. Berlatihlah yang giat dan berikan yang terbaik demi Indonesia,” tutur Yoppy.

Bagi Ahsan, apresiasi dari Djarum Foundation dan YUZU Isotonic tersebut adalah dukungan dan bentuk kepedulian klub dan sponsor terhadap perjuangan atlet bulutangkis. Apresiasi ini juga menjadi dorongan motivasi dan tanggungjawab dalam mendulang prestasi lebih banyak lagi di kancah bulutangkis dunia di masa mendatang.

 “Terima kasih kepada Djarum Foundation yang selalu konsisten memberikan apresiasi kepada atlet-atlet berprestasi. Apresiasi ini membuat saya semakin terdorong untuk bekerja keras dan menghasilkan prestasi pada turnamen – turnamen berikutnya,” ungkap pria kelahiran Palembang, 9 Juli 1987 tersebut.

Tidak hanya banjir apresiasi, gemilangnya prestasi Ahsan/Hendra di kancah bulutangkis dunia membuat The Daddies baru-baru ini mendapat dukungan sponsorship dari YUZU Isotonic. Melalui kerjasama ini, YUZU Isotonic berkomitmen untuk mendukung dan mensponsori Ahsan/Hendra dalam kontrak selama satu tahun ke depan. Bagi Ahsan, dukungan dari YUZU Isotonic tersebut membuat dirinya dan Hendra lebih termotivasi dalam memenangkan turnamen bulutangkis yang akan mereka ikuti.

“Kehadiran sponsor ini membuat kami lebih fokus dalam bertanding, karena tidak perlu memikirkan hal – hal lain seperti biaya keberangkatan dan akomodasi. Jadinya lebih semangat untuk menang. Terima kasih untuk YUZU Isotonic yang telah membantu kami,” tandas Ahsan.

Selain mengucurkan bonus kepada Ahsan, penghargaan juga diberikan kepada dua pelatih ganda putra Indonesia yakni Herry Iman Pierngadi dan Aryono Miranat yang telah mengasah Ahsan/Hendra sehingga berhasil meraih emas di ajang BWF World Championships 2019. Untuk kedua pelatih tersebut, YUZU Isotonic, Blibli.com dan tiket.com memberikan total apresiasi berupa voucher sebesar Rp 100 juta.

“Pelatih memiliki peran penting dalam perjalanan karir serta keberhasilan atlet pebulutangkis. Kami berterimakasih kepada kedua pelatih yang telah mengasah Ahsan dan Hendra sehingga kedua pebulutangkis tersebut bisa tampil maksimal. Hal ini selaras dengan komitmen YUZU Isotonic yang senantiasa mendukung kemajuan olahraga di Indonesia. Tidak hanya para atletnya, tapi juga pihak-pihak yang memiliki peran besar dalam mengharumkan nama bangsa,” ungkap Head of Marketing YUZU, Ricky Tjitrahardja.(ist)

 

 

0 Komentar