Rabu, 28 Agustus 2019 12:44 WIB

Taiwan Sebut Anggrek Jadi Penyumbang Ekspor

Editor : Eggi Paksha
Budidaya Anggrek. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Tanaman budidaya menjadi salah satu potensi dagang yang diandalkan olehTaiwan, dimana salah satunya adalah tanaman anggrek yang saat ini menjadi penyumbang ekspor cukup besar.  

Kepala Produksi Tanaman Budidaya Anggrek, Ahby Tseng, menerangkan, setiap bulan ekspor anggrek bisa mencapai satu juta tanaman seiring banyaknya permintaan.

"Tanaman anggrek ini total untuk menanamnya selama 6 bulan, dimana empat bulan pertama tanaman tumbuh dan kemudian dua bulan selanjutnya tumbuh bunga yang mana jika sudah berbunga maka siap untuk diekspor. Ini menjadi unggulan yang terbaik karena setiap bulan kita terus produksi sebanyak satu juta bunga anggrek," ujar Ahby di Taiwan, Rabu (28/8/2019).

Dia menambahkan, untuk tujuan negara yang paling banyak dieskpor yakni menuju ke negara Amerika Serikat dengan nilai sekitar USD56.537 ribu. Sedangkan Jepang berada pada peringkat kedua, kemudian diikuti oleh Belanda.

"Ekspor yang paling banyak kita jual adalah di Amerika Serikat sebanyak USD56.537 ribu lalu menyusul Jepang USD26.565 ribu dan Belanda sebanyak USD14.197 ini terus meningkat seiring permintaaan yang terus banyak," jelasnya.

Lebih lanjut Ia menceritakan bahwa membudidayakan anggrek tidaklah mudah mengingat lokasi Taiwan yang jauh dari pegunungan. Dia pun belajar dari Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya yang banyak memiliki produksi Anggrek karena lokasi serta wilayahnya menudukung untuk memproduksi tanaman Anggrek.

"Disini memang sulit untuk menanam tanaman anggrek karena kita jauh sekali dari pegunungan. Karena kita berbeda dengan Indonesia, Malaysia dan Thailand yang memiliki banyak pegunungan yang memudahkan produksi tanaman anggrek," terang dia.(ist)

 

0 Komentar