Kamis, 22 Agustus 2019 12:47 WIB

Ustaz Abdul Somad Jelaskan soal Akidah

Editor : Eggi Paksha
Ustaz Abdul Somad. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Ustaz Abdul Somad datang ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Kedatangannya memenuhi undangan MUI yang meminta klarifikasi soal video ceramahnya yang dianggap menista simbol agama lain.

Ustaz Abdul Somad atau UAS menjelaskan sebagai anggota Komisi Fatwa MUI Riau, dirinya bersilahturahmi dengan pengurus ke kantor MUI Pusat.

"Kehadiran saya adalah kehadiran tidak lah dapat disebut bawahan ke atasan karena kami bukan karyawan perusahaan, tapi silahturahim antara ustaz-ustaz di daerah dengan alim ulama di pusat, alhamdulillah silahturahim kali ini berjalan dengan baik," tutur UAS di kantor Majelis Ulama Indinesia, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Mengenai video ceramahnya di salah satu masjid di Pekanbaru Riau yang viral, UAS mengajak masyarakat untuk tidak termakan isu media sosial dan jangan dijadikan hiruk pikuk di tengah masyarakat.

"Ceramah saya yang diviralkan itu adalah menjawab pertanyaan, bukan tema kajian, bukan inti permasalahan. Karena saya punya kajian di Masjid Agung An-nur Pekanbaru Riau setiap Sabtu subuh, satu jam materi, setelah itu tanya jawab, ketika itulah ada masyarakat yang bertanya lalu saya menjawab maka video itu adalah menjawab pertanyaan," ungkapnya.

UAS menegaskan ceramah itu disampaikan di lingkungan umat Islam. Bukan di acara stasiun televisi lokal maupun di tempat terbuka seperti stadion sepak bola.

"Itu di sampaikan di tengah komunitas masyarakat muslim di dalam masjid di tempat tertutup, di tengah umat Islam dalam kajian khusus Sabtu subuh," katanya.

Terlepas tuduhan yang dilayangkan kepada dirinya, UAS menjelaskan saat itu sedang menjelaskan hal paling mendasar bagi umat Islam, yakni perkara akidah atau keyakinan.


"Saya sedang menjelaskan akidah keyakinan seorang muslim, bagaimana dalam Islam diajarkan inmal malaikata sesungguhnya malaikat la tadkhulul buyut tidak masuk ke dalam rumah fiha tamasil, kalau di dalam rumah itu ada patung," tuturnya. 

UAS mengatakan, ceramah tersebut sudah lama sekali. Tiga tahun lalu. Kemudian sejak keliling tablig akbar sudah tidak lagi memberikan kajian rutin subuh.

"Mengapa malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang ada patung? karena di antara tempat tempat tinggal jin adalah patung. oleh sebab itu penjelasan itu saya jelaskan untuk menjaga akidah umat Islam, saya tidak sedang kapasitas perbandingan agama, atau berdebat, atau berdialog, tapi menjelaskan aqidah umat Islam," tuturnya.(ist)


0 Komentar