Rabu, 14 Agustus 2019 12:02 WIB

Duel Ulang Joshua Kontra Andy Ruiz Dibayangi Pencopotan Sabuk IBF

Editor : Eggi Paksha
Joshua (kiri) dan Ruiz. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Kasus pencopotan gelar sabuk juara Kelas Menengah IBF Saul Canelo Alvarez menghantui duel ulang Kelas Berat IBF Anthony Joshua vs Andy Ruiz Jr.

Sabuk juara Kelas Menengah dicabut IBF setelah tidak ada kesepakatan kontrak bertarung antara Canelo dengan Sergey Derevyanchenko.

Kendati terancam mengalami nasib yang sama dengan Canelo, baik Joshua dan Ruiz Jr tetap akan melakukan duel perebutan sabuk Kelas Berat IBF. Promotor tinju Eddie Hearn mengabarkan hal tersebut untuk menegaskan jika kedua petinju tetap melakukan duel ulang perebutan sabuk Kelas Berat IBF.

Duel ulang Joshua vs Ruiz Jr II akan memperebutkan sabuk juara WBA, WBO dan IBF yang sebelumnya dimiliki Joshua. Duel ulang ini akan digelar di Diriyah, Arab Saudi pada 7 Desember 2019. Ruiz Jr memenangi sabuk Kelas Berat IBF, WBA dan WBO setelah empat kali memukul KO Joshua sebelum pertarungan dihentikan di ronde ketujuh pada 1 Juni di New York, Amerika Serikat.

"Ketika kami mengumumkan pertarungan ini, kami dan promotor Ruiz Jr menuliskan kepada badan tinju dunia (IBF) untuk mengabarkan duel ini akan terlaksana," kata Hearn kepada Sky Sports."Kami berharap sabuk IBF, WBA dan WBO tetap diperebutkan," lanjutnya.

Hearn memahami jika pertarungan ulang Joshua vs Ruiz Jr melebihi waktu yang seharusnya dilakukan untuk mandatory title. Namun, antara Joshua dan Ruiz Jr telah sepakat bertarung pada 7 Desember mendatang.

"Ada mandatory (pertarungan wajib) yang akan jatuh tempo, tetapi menurut kami, Ruiz Jr punya hak untuk mempertahankan gelarnya. Dan, pertarungan mempertahankan gelar itu melawan Anthony Joshua,"terang Hearn.

IBF pada awal Agustus lalu membuat keputusan mengejutkan dengan melucuti sabuk juara Kelas Menengah Saul 'Canelo' Alvarez. IBF menganggap kubu Canelo tidak mencapai kesepakatan bertarung mempertahankan gelar melawan Sergiy Derevyanchenko.

Yang menarik di sini, Derevyanchenko akan ganti melawan penantang pertama, Gennady Golovkin untuk memperebutkan gelar yang lowongan tersebut. Padahal sebelumnya, Golovkin adalah juara Kelas Menengah IBF yang gelarnya juga dicopot karena alasan yang sama dengan Canelo. Yakni tidak melakukan pertarungan mempertahankan gelar melawan Derevyanchenko.

Jika pada akhirnya, IBF juga akan melucuti sabuk juara Kelas Berat Andy Ruiz Jr, maka Kubrat Pulev, penantang nomor 1 di IBF akan naik untuk memperebutkan gelar yang lowong tersebut. Sesuai aturan, Ruiz Jr seharusnya menjalani mandatory title dengan Pulev yang merupakan penantang pertama Kelas Berat IBF. Tapi, Ruiz Jr malah menerima rematch dengan Joshua untuk memperebutkan sabuk Kelas Berat IBF.

Adam Kownacki yang berada di bawah Pulev, menunggu kesempatan mandatory jika ada masalah dengan Pulev. Kownacki merebut status mandatory setelah mengalahkan Hughie Fury.

Kasus saat ini sama dengan yang dialami Tyson Fury. Pada akhir 2015, IBF juga mencabut sabuk juara Kelas Berat Tyson Fury yang bersamaan meraih gelar WBA dan WBO setelah mengalahkan Wladimir Klitschko. IBF mencabut sabuk juara Fury setelah dia menghindari pertarungan wajib melawan penantang pertama karena lebih memilih rematch dengan Klitschko. Sabuk juara Kelas Berat IBF dinyatakan lowong. Charles Martin akhirnya memiliki sabuk juara tersebut sebelum dikalahkan Joshua.(ist)


0 Komentar