Senin, 29 Juli 2019 13:49 WIB

Rukyatul Hilal Dilakukan pada 90 Titik Lokasi Seluruh Indonesia

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Zulhijjah 1440 H pada Kamis, 1 Agustus 2019, bertepatan dengan 29 Zulqa’dah 1440 H di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jakarta.

Sidang dijadwalkan dipimpin Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, karena Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tengah bertugas sebagai Amirul Hajj di Arab Saudi. 

“Melalui mekanisme sidang isbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan Idul Adha 10 Zulhijjah 1440 H," kata Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin dalam siaran pers, Senin (29/7/2019).

Sidang isbat akan dihadiri MUI, para duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG). 

Sidang juga dihadiri Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

"Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan Qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah," ujarnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Agus Salim menambahkan, penentuan awal Zulhijjah 1440 H menunggu hasil rukyatul hilal di seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan Kanwil Kemenag dan Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan peradilan agama dan ormas Islam serta instansi lain setempat. 

Rukyatul hilal akan dilakukan pada 90 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Hasil rukyatul hilal di seluruh Indonesia dan data hisab posisi hilal awal Zulhijjah 1440 H akan dimusyawarahkan dalam Sidang Isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Zulhijjah 1440 H dan Idul Adha,” jelasnya.(sndo)


0 Komentar