Kamis, 18 Juli 2019 22:06 WIB

PSI Tawarkan 44 Kader Jadi Menteri ke Jokowi

Editor : Eggi Paksha
Ketua Umum PSI, Grace Natalie. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/7/2019). 

PSI menegaskan kedatangannya tidak untuk meminta jatah menteri kepada Presiden Jokowi di Kabinet mendatang.

“Enggak, enggak minta jatah (menteri-red). Tahu diri lah," ujar Ketua Umum PSI, Grace Natalie di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/9/2019).

Grace menegaskan partainya menyerahkan sepenuhnya urusan kabinet kepada Jokowi. “Jadi kami menyatakan PSI di awal masuk ke politik banyak yang terinspirasi Pak Jokowi. Spirit kami berpolitik itu dari Pak Jokowi. Jadi apakah kita akan tetap bisa membantu beliau atau tidak, kami sertahkan pada beliau,” ungkapnya.

Grace mengakui pada pertemuan tersebut sempat memperkenalkan 44 kader-kader muda yang dimiliki PSI. Meski begitu, kata dia, perkenalan tersebut sebagai bentuk silaturahmi.

“Kalau ada yang memang speknya dirasa cocok dengan kebutuhan Pak Jokowi, ya kan beliau sudah lihat langsung dan berbincang. Jadi kami tunggu, kami dalam posisi percaya penuh. Pak Jokowi yang paling mengerti kebutuhanya pada periode kedua,” tuturnya.

Dia mengatakan, persoalan kabinet sempat dibahas mekipun tidak detail. Menurut dia, Jokowi hanya menyampaikan ungkapan hatinya terkait hal-hal yang belum selesai di periode ini.

“Jadi, tadi ya, kita lihat butuh keberanian untuk mengeksekusi. Butuh yang berani untuk menjelaskan ke publik meskipun nanti ada resistensi. Karena satu hal yang baru kan belum tentu semua orang bisa mengerti apa manfaatnya. Jadi, tadi kalau dibilang tawar menawar posisi, enggak kayak gitu,” katanya.(exe)


0 Komentar