Kamis, 11 Juli 2019 18:50 WIB

Rossi Tak Ingin Berspekulasi soal Galbusera

Editor : Eggi Paksha
Valentino Rossi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Valentino Rossi membantah masalah yang dialaminya musim ini terjadi lantaran kurangnya informasi dari kepala mekanik Silvano Galbusera.

Kegagalan pembalap berjuluk The Doctor mengakhiri paceklik kemenangan sejak Assen 2017 karena tim Monster Energy dianggap belum mampu membuat perubahan pada M1. 

Rossi diketahui telah melewatkan 38 balapan tanpa kemenangan sejak meraih podium pertama di Assen 2017 lalu. Pastinya banyak yang bertanya-tanya mengapa juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut tidak segera melakukan perubahan pada garasinya, salah satunya menggantikan posisi Galbusera.

Rossi pernah memecat kepala mekanik Jeremy Burgess. Alasan pemecatan itu lantaran metode kerja Burgess dinilai sudah tidak lagi cocok untuk gelaran MotoGP. Padahal Burgess dikenal sebagai salah satu mekanik paling sukses dalam sejarah grand prix. 

Burgess sudah menemani Rossi sejak mengawali debutnya di kelas premier pada 2000 lalu dan sudah merasakan tujuh gelar juara dunia bersama pemilik nomor 46 tersebut. Bahkan pria berkebangsaan Australia itu sangat berjasa kala menemani Mick Doohan meraih lima gelar juara dunia, dan satu sekali dengan Wayne Gardner. 

Tapi takdir tidak membawa keduanya untuk tetap bersama. Rossi akhirnya memutuskan untuk mendepak Burgess dan menggantikan perannya pada Galbusera. Sayangnya, permasalahan itu tak kunjung usai dan pembalap asal Italia itu masih belum berhasil mengambalikan nalurinya sebagai seorang 'pembunuh' di lintasan pacuan kuda besi. 

Disinggung apakah Rossi memikirkan solusi mengakhiri masalah dengan memecat Galbusera, Rossi mengaku tidak ingin berspekulasi terlalu jauh mengenai apakah ia bakal membuat perubahan pada musim ini termasuk menggantikan kepala mekanik.

"Saya tidak merencanakan perubahan apa pun. Saya merasa baik dengan tim teknik lengkap saya. Kami bekerja dengan rajin. Kami sudah bersama Silvano selama enam tahun, tetapi kami perlu bekerja dengannya untuk menemukan jalan keluar dari kekacauan ini, saya pikir," jelas Rossi dikutip dari Speedweek, Kamis (11/7/2019).(ist)


0 Komentar