Kamis, 04 Juli 2019 19:07 WIB

Pertamina Bicara soal Pasokan Avtur untuk Penerbangan Haji

Editor : Eggi Paksha
Pengisian avtur. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatim, Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) memprediksi, kebutuhan total Avtur untuk penerbangan musim haji 2019 ini di Bandara Internasional Juanda sebesar 16.885 KL.

Sedangkan di Bandara Internasional Lombok sebesar 2.705 KL. Menurut Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji, tahun ini ada peningkatan pada konsumsi Avtur.

Pemberangkatan haji melalui Bandara Juanda konsumsi Avtur naik 2,3% dibandingkan dengan tahun lalu. 

Sedangkan di Bandara Internasional Lombok konsumsi Avtur meningkat sebesar 11 persen dibandingkan dengan penerbangan haji tahun 2018. “Salah satu penyebab kenaikan tersebut karena tahun 2019 ini ada penambahan 2 kloter dari Surabaya dan 1 kloter dari Lombok,” kata dia, Kamis (4/7/2019).

Dengan adanya penerbangan haji ini, Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) Juanda menaikkan persediaan Avtur selama bulan Juli sampai September menjadi 1.075 KL/hari dari normal 975 KL/hari. Artinya, terjadi kenaikan sebesar 10%. 

Sedangkan di DPPU Bandara Internasional Lombok, persediaan Avtur dinaikkan menjadi 102 KL/hari dari normal 67 KL/hari atau naik sebesar 52%. “Pertamina akan menjamin ketersediaan Avtur dan mengoptimalkan ketepatan waktu pengisian ke pesawat,” kata Rustam.

Diketahui, Bandara Internasional Juanda akan memberangkatkan 85 kloter jamaah haji dan Bandara Internasional Lombok akan memberangkatkan 11 kloter.

Pemberangkatan pertama jamaah haji tahun ini dari Bandara Juanda direncanakan pada Sabtu (6/7/2019). Sedangkan dari Bandara Internasional Lombok juga direncanakan pada Sabtu (6/7/2019).

Pemberangkatan melalui Bandara Juanda menggunakan pesawat jenis Boeing-747, dengan estimasi konsumsi Avtur sebanyak 100 KL/penerbangan. Sedangkan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) juga menggunakan pesawat jenis Boeing-747, dengan estimasi konsumsi Avtur sebanyak 122 KL/penerbangan.

“Selain menyiapkan stok avtur di DPPU dan Terminal BBM terdekat, kami juga menyiapkan SDM dan sarana fasilitas untuk pengisian ke pesawat,” pungkas Rustam.(exe)


0 Komentar