Selasa, 02 Juli 2019 10:57 WIB

Parpol Pengusung Prabowo-Sandi Disarankan Puasa

Editor : Eggi Paksha
Prabowo-Sandi bersama partai pendukungnya. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Ujian berat harus dilalui partai-partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno, apakah tetap menjadi barisan koalisi oposisi atau akhirnya menerima pinangan untuk bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin.

Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, padahal jika bisa memainkan peran oposisi dalam rangka penyambung lidah dan kehendak rakyat, maka puasa lima tahun itu berkah bagi partai oposisi.

"Buka puasanya begitu pemilu 2024. Kalau benar-benar mengawal, memperjuangkan suara rakyat dan bekerja mengawal kehendak rakyat, pasti elektabilitas partai (oposisi) tersebut kinclong," kata Pangi, Selasa (2/7/2019).

Pangi menuturkan, sebagai pengusung utama duet Prabowo-Sandi, Gerindra disarankan puasa selama lima tahun lagi, nanti buka puasanya saat pemilu 2024.

Menurutnya, jika kepuasan dan citra pemerintah rendah, maka elektabilitas PDIP juga bakal tergerus dan tidak mungkin menjadi juara bertahan. "Gerindra punya momentum emas bisa memenangkan pemilu 2024 dengan syarat maksimal memainkan peran oposisi," ujarnya.

Sebaliknya, jika Gerindra ternyata tergoda dengan kue kekuasaan hal itu disebutnya hanya nikmat singkat. Ia menyarankan jika mau nafas panjang, puasa terlebih dahulu, nanti nikmatnya menjadi partai pemenang pemilu berikutnya. 

Kata Pangi, Gerindra atau partai pendukung Prabowo-Sandi lainnya bisa meniru PDIP yang hampir 10 tahun memainkan peran sebagai partai oposisi selama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Alhasil PDIP berhasil memenangkan pemilu legislatif 2014 dan sekaligus memenangkan duet Jokowi-Jusuf Kalla saat itu. "Jadi begitu pentingnya urgensi oposisi. Mitra oposisi dan koalisi. Saya ingatkan bahwa demokrasi tanpa opisisi cacat," pungkasnya.(sndo)


0 Komentar