Senin, 01 Juli 2019 12:12 WIB

Sikap Tawadhu Jokowi Diharap Menginfluens Pemimpin Negeri

Editor : Eggi Paksha
Jokowi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024.

Dalam pidatonya kemarin, Jokowi mengajak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara.

Terkait hal itu, Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan, mengatakan bahwa Jokowi telah memperlihatkan sikap tawadhu, mengikuti 'ilmu padi', semakin berisi, semakin menunduk, semakin merendah. Dikatakannya, sifat itu yang amat mulia namun sudah sedikit dijumpai saat ini.

Dia menilai pidato itu merupakan pidato seorang negarawan yang patut dijadikan catatan dalam dialektika kebangsaan kita. Dia mengatakan, bagi sebagian orang banyak yang mengapresiasi bagaimana cara Jokowi mengelola emosi dan hati. 

"Tapi bagi saya sebagai legislator di daerah pemilihan di wilayah Mataraman, sikap beliau itu sebenarnya merupakan implementasi falsafah adiluhung yang disarikan dari kehidupan orang Jawa, yakni 'ngluruk tanpo bolo' (tidak semua peperangan harus dimenangkan dengan menggunakan bala tentara), 'menang tanpo ngasorake' (menang tanpa merendahkan, tidak jumawa, menyakiti hati lawan, 'sakti tanpo aji' (jurus paling sakti adalah tidak punya musuh), 'sugih tanpo bondho' (kaya tanpa harta: kaya hati)," ujarnya, Senin (1/7/2019).

Dia pun berharap, sikap tawadhu Jokowi itu dapat menjadi contoh sekaligus virus yang akan menginfluens banyak pemimpin dan calon-calon pemimpin negeri. 

"Selamat kepada Pak Jokowi dan Pak Kyai Ma'ruf. Teriring doa yang terbaik. Semoga tetap amanah dan istiqomah. Kami semua bangga menjadi rakyatmu," kata Anggota Komisi III DPR RI ini.(ist)


0 Komentar