Senin, 03 Juni 2019 22:37 WIB

Umat Islam Diyakni Kompak Rayakan Lebaran

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Sore ini, Kementerain Agama (Kemenag), menggelar Sidang Isbat guna menentukan tanggal 1 Syawal 1440 H.

Sementara itu, PP Muhammdiyah sudah menetapkan bahwa 1 Syawal atau Idul Fitri tahun ini jatuh pada tanggal 5 Juni.

Berdasarkan analisis Planetarium dan Observatorium Jakarta, tahun ini kemungkinan umat Islam akan merayakan Hari Lebaran secara bersamaan. Hal ini merujuk data hisab yang mereka dapatkan.

"Sebagai bahan informasi, posisi hilal pada tanggal 29 Ramadan 1440 H yang bertepatan dengan 3 Juni 2019 pada saat matahari tenggelam di seluruh wilayah Indonesia, hilal masih berada di bawah ufuk atau berketinggian negatif," ungkap Eko Wahyu Wibowo, Kasatlak Teknik Pertunjukkan dan Publikasi, Planetarium dan Observatorium Jakarta, UP PKJ Taman Ismail Marzuki (TIM).

Artinya, tutur dua, bagi yang menggunakan metode Hisab Murni, maka tanggal 29 Ramadan 1440 H hilal belum wujud sehingga umur Ramadan 1440 H diistikmalkan atau digenapkan menjadi 30 hari. "Maka 1 Syawal 1440 H akan bertepatan dengan tanggal 5 Juni 2019," sebut Eko.

Bagi yang menggunakan metoda Rukyatul Hilal, sambung dia, dengan data astronomi tersebut, maka hilal sulit untuk bisa terlihat. Karena posisinya masih di bawah ufuk pada tanggal 29 Ramadan 1440 H. 
 

 

"Jika terbukti atau terkonfirmasi bahwa hilal tidak berhasil dirukyat, maka juga akan diistikmalkan menjadi 30 hari sehingga 1 Syawal 1440 H akan bertepatan 5 Juni 2019," katanya lagi.

Untuk yang menggunakan metode Imkanurukyah (hisab berbasis rukyah) dikarenakan pada 29 Ramadhan 1440 H posisi hilal belum imkan, masih di bawah batas kriteria untuk imkan. Karena itu, umur Ramadhan 1440 H diistikmalkan menjadi 30 hari sehingga 1 Syawal akan bertepatan pada 5 Juni 2019.

"Berdasarkan uraian tersebut, hampir dapat dipastikan tanggal 1 Syawal 1440 H tidak akan terjadi perbedaan dan akan bertepatan tanggal 5 Juni 2019. Tetapi untuk kepastiannya kita tetap menunggu hasil sidang Isbat pemerintah pada 3 Juni ini. Sekaligus konfirmasi hasil rukyat posisi hilal menjelang awal Syawal 1440 H pada tanggal 29 Ramadan 1440 H di seluruh wilayah Indonesia," katanya mengingatkan.(sndo)


0 Komentar