Kamis, 18 April 2019 11:46 WIB

Masyarakat Diimbau Tunggu Hasil Resmi KPU

Editor : Eggi Paksha
Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandiaga. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Aziz angkat suara terkait informasi yang beredar, bahwa hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan sejumlah lembaga survei nasional berbeda dengan hasil penghitungan yang masuk di KPU.

"Itu beredar di medsos, itu yang diss benar perkembangan dari situng (sistem penghitungan). Tapi jumlah baru 0,008 persen bahkan belum 1 persen. Begitu," kata Viryan usai jumpa pers di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2019) malam.

Viryan menganggap, dengan data tabulasi yang masuk dengan presentasi yang masih kecil itu maka ia mengimbau masyarakat tetap memantau dari data riil berdasarkan penghitungan manual yang dilakukan berjenjang dari tingkat TPS yang akan dilanjutkan ke tingkat kecmatan mulai hari ini.
 

Menurutnya, jika ada informasi atau screenshot dari salah satu pendukung paslon yang menyebutkan hasil berbeda dianggapnya tetap belum final. Setidaknya sampai tadi malam kondisinya belum mencapai 1 persen.

"Karena ada yang anggap di situs KPU yang menang si ini, itu 1 persen aja belum," ujarnya.
Karenanya, Viryan mengimbau seluruh tim paslon agar tetap mengawal dan memantau penghitungan berjenjang yang dilakukan ditingkat TPS sampai pusat yang kemudian akan diumumkan secara resmi pada 22 Mei 2019 mendatang.

"Ini penting, kita sudah memberi ruang semua pemilih menentukan pilihannya. Mari kita hargai siapapun yang menang," pungkasnya.(exe)

0 Komentar