Selasa, 16 April 2019 11:47 WIB

Putra Mahkota Saudi Puji Stabilitas Politik Indonesia

Editor : Eggi Paksha
Jokowi bersama Muhammad bin Salman. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut hangat Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman dalam pertemuan yang digelar di Istana Putra Mahkota Riyadh, Minggu 14 April 2019 malam. 


Selain melakukan pertemuan bilateral, Putra Mahkota juga menjamu Presiden Jokowi dalam santap malam bersama.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral mengungkapkan Indonesia-Arab Saudi sepakat untuk membentuk mekanisme konsultasi tingkat pemimpin dan melakukan pertemuan setahun sekali.


“Indonesia-Saudi juga sepakat segera melakukan pertemuan untuk membahas investasi dan kerja sama ekonomi lain,” kata Retno seperti dikutip dari setkab.go.id

Arab Saudi tertarik melakukan kerja sama di bidang energi dan petro kimia. Hal ini disampaikan kembali oleh Putra Mahkota.

Jokowi juga menyampaikan Indonesia ingin menjadi bagian dari pelaksanaan Vision 2030 Arab Saudi.

“Putra Mahkota menghargai stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik. Indonesia dinilai beruntung memiliki pemimpin yang jelas dan maju,” tutur Retno.

Dalam pertemuan itu, Putra Mahkota menyampaikan lagi keputusan penambahan kembali kuota haji sebesar 10.000 bagi Indonesia.


Presiden dan Ibu Negara saat akan menunaikan umroh di Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Senin (15/4), pukul 01.57 waktu setempat (WS).

Usai melakukan serangkaian kegiatan dengan pemerintah Kerajaaan Arab Saudi, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana melanjutkan agenda menuju Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Senin (15/4), pukul 01.57 waktu setempat (WS) atau pukul 05.57 WIB, setelah menempuh penerbangan selama 1 jam 30 menit.

Dari bandara, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana langsung melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah umroh.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.(exe)


0 Komentar