Jumat, 05 April 2019 10:21 WIB

Ma'ruf Amin Yakin Rebut Suara di Kantong Pendukung Prabowo

Editor : Eggi Paksha
Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin optimistis mampu memenangi suara di Kabupaten Garut yang sebelumnya menjadi kantong pendukung Prabowo.

Keyakinan itu didasarkan pada banyaknya dukungan sejumlah pengurus pesantren serta kiai di kawasan tersebut.

"Kami optimistis karena gerakan pesantren kampung ini sudah terkoordinasi," kata Kiai Ma'ruf Amin saat berdialog dengan sejumlah elemen pondok pesantren di wilayah Priangan Timur di Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019). 

Dalam kegiatan itu, Kiai Ma'ruf Amin didampingi istrinya Nyai Wury Estu Handayani, putranya Ahmad Syauqi, serta putrinya Siti Mamduhah. Selain dialog, Kiai Ma'ruf juga menerima dukungan Relawan Jokowi Deui dan penyerahan akta yayasan pesantren. 

Kiai Ma'ruf mengapresiasi kegiatan yang diadakan relawan tersebut. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan, dukungan juga terus tumbuh dari berbagai relawan lainnya. Pertumbuhan dukungan yang paling terasa berada di kawasan Priangan Timur ini. 

Diketahui pada Pilpres 2014 Jokowi kalah telak di daerah ini. Saat itu, Jokowi-JK hanya mendapatkan suara 29,9%. Sedangkan Prabowo-Hatta 70,1%. "Yang dulu kalah, sekarang harus menang, termasuk di Garut. Menang minimal 60%," lanjutnya.

Optimisme serupa juga berlaku terkait perolehan suara di Jawa Barat. Mustasyar PBNU itu menambahkan, kunjungannya ke Jawa Barat diyakini memberikan pergeseran suara. 

Ia mengungkapkan, Jawa Barat yang awalnya memiliki selisih suara relatif jauh kini bisa disamakan, bahkan disusul. "Jadi itu jaraknya 20%. Sekarang sama bahkan atas walaupun hanya 1 atau 2% Tapi masih ada beberapa waktu untuk menggenjot lagi," tuturnya.

Saat berorasi politik di Lapangan Cihuni, Cimaranggas, Pangatikan, Garut, Kiai Ma'ruf tetap melanjutkan pidato meski diguyur hujan. Semangat serupa juga ditunjukkan para pendukungnya yang tidak membubarkan diri saat orasi berlangsung. 

Kiai Ma'ruf memberikan apresiasi khusus kepada para pendukungnya itu. Dia mengaku terharu dengan militansi para pendukung 01 di Garut. "Wah ini ini luar biasa hujan-hujan, becek-becek, belok-belok tidak peduli karena semangatnya," kata KH Ma'ruf Amin.

Menurutnya, semangat itu menunjukkan keseriusan mereka mendukung Jokowi-Ma'ruf. Secara khusus, Kiai Ma'ruf mengingatkan para pendukungnya tidak mudah terprovokasi dan diintimdasi pihak-pihak tertentu. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk datang ke TPS dan memberikan pilihan mereka kepada paslon 01.

Kiai Ma'ruf dalam orasinya menyerukan pada peserta kampanye untuk menang dengan cara yang bersih. "Kita ingin menang tapi tidak boleh buat gaduh. Kita tetap jaga kesatuan, kita persaudaraan sebangsa dan setanah air," tuturnya.

Di hadapan warga Garut, dia mengaku masih memiliki darah Sunda dari Prabu Siliwangi. Karena itu, ia meminta orang Sunda untuk memilih orang Sunda. "Saya memiliki darah Sunda dari Sumedang. Kalau diurutkan silsilahnya dari Prabu Siliwangi. Berarti saya mewakili orang Sunda," beber Ma'ruf. 

"Mau dukung saya apa tidak? Janji? Pasti? Jadi kalau orang Sunda tidak pilih orang Sunda, kabina-bina sia (keterlaluan). Orang Sunda kudu ngahiji di nomor hiji (Orang Sunda harus bersatu di nomor satu)," lanjutnya.(ist)


0 Komentar