Jumat, 15 Maret 2019 18:52 WIB

Perbasasi Bakal Laporkan Zenon ke Polisi

Editor : Eggi Paksha
Ketua Umum PB Perbasasi, Andika Monoarfa (tengah). (foto Esa/Tigapilarnews.com)
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Ketua Umum Pengurus Besar Perserikatan Baseball & Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi), Andika Monoarfa angkat bicara terkait kasus somasi yang dilayangkan Zenon Winters, mantan atlet softball Australia, kepada lembaga yang dipimpinnya.
 
Zenon melayangkan somasi karena merasa dikontrak sebagai pelatih softball Merah Putih, namun gajinya tak dibayar. Menurut Andika Monoarfa, pihaknya tak pernah mengikat Zenon sebagai pelatih, tapi High Performance Director (HPD). Tugasnya adalah peningkatan kinerja atlet, pencarian bakat atlet muda, pengembangan proyek Perbasasi di berbagai wilayah di Indonesia, dan transfer pengetahuan. 
 
"Dia (Zenon) tidak pernah jadi pelatih (timnas softball Indonesia) Asian Games, apalagi kepala pelatih. Dia dikontrak hanya sebagai High Performance Director, bukan pelatih. Tugas dia sebagai High Performance Director juga tak belum ada laporan seperti apa. Ini namanya wanprestasi," kata Andika saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Jumat (15/3).
 
Informasi yang beredar, Zenon diikat sebagai HPD selama dua tahun sejak Oktober 2017 dengan gaji selama satu tahun sebesar Rp 2,1 miliar. Kalau dua tahun, berarti dia akan menerima Rp 4,2 miliar. Selain itu, Zenon diberi tempat tinggal dan urusan pendidikan dua anaknya di Australia ditanggung PB Perbasasi. "Mulai Oktober (2017) sampai Mei (2018) sudah dikirim gaji beberapa kali. Ada rekening puluhan ribu dolar, ada buktinya. Kalau tak terima satu rupiah pun itu bohong. Anak dia juga dibayar, fasilitas rumah juga dibayar," ungkap Andika.
 
Kini, PB Perbasasi bersikap untuk menyelesaikan masalah ini lewat jalur hukum. Pasalnya, lanjut Andika, Zenon sudah membuat pernyataan yang tidak benar di media sosial. "Langkah yang kami ambil, yang bersangkutan akan kami laporkan ke polisi dengan aduan telah melakukan pencemaran nama baik sesuai UU ITE,"  kata Andika. (exe)

0 Komentar