Rabu, 06 Februari 2019 17:56 WIB

Kini di GBK, One Pride 2019 Tambah Jumlah pertandingan Internasional

Editor : Yusuf Ibrahim
Ketua Umum KOBI, Ardiansyah Bakrie (kedua dari kiri). (foto Esa/Tigapilarnews.com)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), PT Merah Putih Berkibar (MPB) dan broadcat partner tvONE kembali menggelar pertarungan Mixed Martial Arts (MMA) terbaik Indonesia dalam One Pride PRO Never Quit pada akhir pekan ini di Tennis Indoor Senayan Jakarta.

Ketua Umum KOBI, Ardiansyah Bakrie menjelaskan, lokasi semua pertarungan One Pride 2019 akan berpusat di kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, sebelumnya pertandingan diadakan di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“GBK Senayan dipilih mengingat lokasinya sangat strategis yakni di tengah kota. Pemindahan lokasi ini juga sejalan dengan misi federasi untuk semakin memasyarakatkan olahraga MMA di Indonesia,” jelas Ardi kepada wartawan di Hotel Atlet Century Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Menurut Ardi, laga One Pride 2019 juga akan menambah jumlah pertandingan internasional menjadi lima kali. Tidak hanya itu, pihak panitia juga akan menyelanggarakan 200 pertandingan nasional selama satu tahun ke depan yang bertujuan untuk terus mengembangkan olahraga MMA agar dapat menjadi alternatif olahraga dan tempat yang tepat untuk para atlet olahraga maupun beladiri dalam menunjukkan keterampilan.

“Melalui langkah-langkah yang telah ditempuh ini, tentu kami berharap fighter-fighter tanah air dapat juga berlaga di event Internasional dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” kata Ardi lebih lanjut.

Ardi juga mengakui pertandingan selama 2018 tidak berlangsung maksimal pasalnya sebagian pelatih terjun pada ajang Asian Games Jakarta dan Palembang, namun meski begitu, One Pride tetap menggelar sebanyak 10 Fight Night termasuk Celebrity Fight, 2 International Fight dan lebih dari 10 Title Fight di 8 kelas mulai dari kelas bulu, bantam, terbang, ringan, walter, straw putra/putri, dan atom yang baru pertama kali diadakan.

Berbagai pertarungan menarik pada open Pride 2019 akan memperebutkan tiga gelar sabuk juara nasional. Pertandingan pertama akan mempertemukan sang juara kelas terbang, Suwardi menghadapi Erpin Syah. Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi mereka setelah 5 tahun silam dimana Suwardi sukses mengalahkan Erpin dalam pertandingan lain.

Kemudian perebutan sabuk kedua mempertemukan juara nasional kelas bulu, Hafid Nur Maradi menghadapi Laode Abdu Harris. Pertarungan ini tentu akan sangat menarik mengingat latar belakang kedua petarung yang cukup berbeda, semisal Hafid dengan Jiu-Jitsu sementara Laode dengan wushu.

Partai ketiga memperebutkan sabuk juara kelas bantam yang sedang lowong setelah ditinggal Fajar. Eko Priandono dan Sony Rizaldi akan bertarung memperebutkan sabuk kelas ini. Bagi Eko Priandono ajang ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan balas dendam setelah pada pertarungan pertamanya di One Pride harus mengakui keunggulan Sony usai dengan angka mutlak.(ist)


0 Komentar