Sabtu, 29 Desember 2018 13:28 WIB

PSSI Libatkan FIFA dan Masyarakat untuk Bantu Berantas Mafia

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi pengaturan skor pertandingan. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Selain mengaku bersikap terbuka pada kepolisian, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga bermaksud melibatkan FIFA dalam upaya memberantas mafia sepak bola di Tanah Air.

Rencananya PSSI akan meminta saran FIFA untuk kerja komite Ad Hoc. Komite Ad Hoc sendiri dibentuk PSSI setelah pembicaraan tentang dugaan pengaturan skor pertandingan mencuat di media massa. Polisi bahkan langsung membentuk Satgas Anti-mafia Bola dan sudah mengamankan Exco PSSI, Johar Lin Eng.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, mengatakan bahwa awal tahun 2019 pihaknya berencana mengundang FIFA untuk memberikan panduan kepada Komite Ad Hoc PSSI. Tim tersebut diharapkan segera bekerja untuk membersihkan sepak bola gajah di Tanah Air. 

"Harapannya (FIFA datang) sebelum kongres," kata Ratu Tisha kepada wartawan di Jakarta. 

Menurut agenda, PSSI akan menggelar kongres tahunan di Bali, 20 Januari 2019 mendatang. Jika FIFA bisa datang sesuai harapan PSSI, kata Tisha, kongres tahunan akan langsung membahas rencana kerja Komite Ad Hoc. 

"Tupoksinya (Komite Ad Hoc) seperti apa, kewenangannya seperti apa, dan itu bukan hal yang mudah untuk kami lakukan. Harus ada kerja sama dengan semua pihak," lanjutnya. 

Selain mengundang FIFA, PSSI juga mengajak masyarakat untuk membantu memberantas mafia sepak bola dengan membuat laporan disertai bukti yang jelas. 

"Kami tidak bisa sendirian. Mohon laporkan, kirimkan bukti. Apa pun itu, akan kami follow up," tutup Tisha.(exe/ist)


0 Komentar