Rabu, 19 Desember 2018 11:35 WIB

AS Jelaskan soal Operasi Militer Turki di Suriah

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi militer Turki. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa mereka belum memberikan lampu hijau kepada Turki untuk melancarkan operasi militer di sisi timur sungai Efrat di Suriah. 

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan Senin lalu mengatakan bahwa Presiden AS, Donald Trump telah menanggapi secara positif rencana Turki untuk meluncurkan serangan di sisi timur Sungai Efrat.

Dalam konferensi pers di Washingtin, Wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Robert Palladino mengatakan, saat ditanya apakah pernyataan yang disampaikan oleh Erdogan, itu adalah sebuah kesalahan. Dia menyatakan peryataan Erdogan salah.

"Ya (itu salah), AS fokus pada reformasi pemerintah Suriah dan proses internasional yang memberi kesempatan kepada semua orang untuk tinggal di Suriah," kata Palladino, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (19/12).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu sebelumnya mengatakan AS tidak akan bisa menghalangi Ankara untuk melancarkan operasi militer di Suriah. Dia mengatakan Washington telah berusaha menahan Turki selama dua operasi di Suriah dalam dua tahun terakhir melawan ISIS dan YPG, yang menguasai wilayah-wilayah perbatasan utara Suriah.

"AS mengira mereka bisa menghalangi kami dengan orang-orang yang dibesarkannya. Sekarang, mereka akan mencoba menahan kami di timur Efrat. Turki tidak, dan tidak akan, membiarkan itu," kata Soylu.(exe/ist)


0 Komentar