Jumat, 30 November 2018 10:49 WIB

FOSSBI Gandeng Total Sport Nusantara Gelar Total Liga Gocek FOSSBI

Editor : Eggi Paksha
Bimtek (bimbingan teknis) dari manajemen TOTAL SPORT NUSANTARA dan Dewan FOSSBI beserta 10 Koordinator Provinsi. (foto istimewa)
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) terus berkarya dengan aliran ide yang deras bagai mata air demi kemajuan sepak bola Usia dini dan Muda.
 
Komitmen terus dibuktikan untuk mendapatkan para pemain-pemain berbakat yang bakal membuat sepak bola Indonesia lebih maju dan berprestasi semakin tinggi. Kali ini, FOSSBI bertekad menjawab kepercayaan yang diberikan untuk menjadi operator TOTAL LIGA GOCEK FOSSBI di 10 provinsi dari 34 Provinsi di Indonesia dikarenakan 24 Provinsi TOTAL SPORT NUSANTARA sudah berjalan sebelumnya.
 
"Pada 24 dan 25 November lalu di Jakarta, telah diadakan Bimtek (bimbingan teknis) dari manajemen TOTAL SPORT NUSANTARA dan Dewan FOSSBI beserta 10 Koordinator Provinsi. Liga ini untuk Usia Dini dan Usia Muda dengan kategori U-10, 12, 14, 16 dan 18," ujar Sekretaris Umum FOSSBI, Anwar Sadat, Jumat (30/11/2018).
 
Hadir dalam kesempatan pertemuan sebelumnya , di antaranya Presiden FOSSBI, Zuchli Imran Putra beserta seluruh Dewan FOSSBI, serta Manajemen TOTAL SPORT NUSANTARA seperti Derik selaku CEO, Fachri Direktur Liga dan Ridzal GM Liga. Kemudian masing-masing provinsi, yakni Sulut, Sulbar, Sulteng, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Bengkulu, Gorontalo, NTT dan Jambi. 
 
Dengan menjalankan liga yang tidak terpusat di Jakarta dan sekitarnya, membuat pemain muda berbakat dari wilayah lain, bisa terserap dengan baik. Dengan demikian, bisa diharapkan perekrutan pemain muda potensial di lingkup nasional menjadi merata. 
 
 
Image gallery
 
Dilanjutkannya lagi, ajang tersebut didukung KEMENPORA dan PSSI. Karena itu, FOSSBI mengucapkan terima kasih kepada Manajemen TOTAL SPORT NUSANTARA atas kepercayaan yang diberikan. FOSSBI Indonesia menilai, imbuh Anwar, sangat bagus dengan konsep Liga yang menggunakan dasar penilaian dengan syatem tekhnologi Aplikasi  android dan baru pertama kalinya di Indonesia.
 
"Output dari penyelenggaraan ini tentunya membawa banyak manfaat buat para insan sepak bola khususnya Usia dini dan Usia Muda. Karena, selain menjadi wadah pembinaan dan kompetisi serta menerapkan FILANESIA, juga aplikasi ini banyak memberikan sumber bank data yang dapat juga dijadikan informasi total SSB, kepesertaan, performa peserta di seluruh Indonesia dan masih banyak lagi sumber data yang dapat diambil dari aplikasi tersebut," imbuhnya.
 
Sebelumnya, FOSSBI berhasil menyelenggarakan dengan baik kompetisi U-12 Piala Menpora 2018, yang babak finalnya berjalan di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (30/08/2018). 
 
Kompetisi yang diemban FOSSBI tersebut, merupakan salah satu program unggulan Kemenpora di bawah pemimpinan Imam Nahrawi. FOSSBI mendapatkan mandat untuk menjalankan satu dari lima kompetisi kelompok usia milik Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). FOSSBI kini menjadi operator khusus untuk kompetisi U-12. 
 
Pelaksanaan kompetisi di kelompok usia tersebut terbilang sulit, karena dianggap sebagai pondasi dan harus berkontribusi pada pengembangan sepak bola Indonesia.(exe)

0 Komentar