Jumat, 12 Oktober 2018 11:44 WIB

Jatim dan Lampung Juara MTQ Nasional 2018

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Provinsi Lampung dan Jawa Timur menjuarai lomba cabang 30 juz putra dan putri MTQ Nasional 2018 di Sumatera Utara (Sumut) setelah melewati babak final di Asrama Haji, Aula Quba Jalan AH Nasution, Medan.

Juara satu putra yakni peserta asal Lampung, Yazid Fadhila dengan nilai 97 menyusul Rifat asal Jawa Barat dengan nilai 96,15 dan M Azro'i asal Kepri dengan nilai 95,33. Sedangkan untuk peserta putri dijuarai oleh Dewi Yukha Nida asal Jawa Timur dengan nilai 98,67, menyusul Silviyana Wirdatul Munawaroh asal Banten dengan nilai 96,17, dan Istiqomah asal Sumut menduduki peringkat 3 dengan nilai 94,5.

Peserta dengan nomor 417 atas nama Dewi asal Jatim yang menjuarai cabang 30 juz menuturkan rasa syukurnya. Ini merupakan buah dari tiga tahun mengikuti Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ). Dewi diketahui pernah mengikuti MTQ Nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2016 dan mendapatkan juara 2 dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kalimantan Utara pada 2017 mendapatkan juara harapan satu.

"Alhamdulilah tahun 2018 ini dapat juara 1. Berarti tajwid saya harus semakin baik. Dan target harus pindah ke tafsir bahasa Arab. InsyaAllah karena usianya juga masih cukup untuk MTQ selanjutnya," tuturnya bahagia, Kamis (11/10/2018) malam.

Dewi mengaku telah mempersiapkan mengikuti MTQ Nasional di Sumut sejak Maret. Dalam sehari dia bisa menghafal 3 juz Alquran. "Terus saya menghafal melalui salat malam yakni untuk bacaan satu rakaat satu halaman," kata wanita yang sudah pernah diutus dalam perlombaan MTQ internasional di Yordania 2017 dan meraih juara harapan 3.

Sementara itu, juara I putra MTQ Nasional Cabang 30 juz asal Lampung, Yazid Fadhilah tak menyangka bisa meraih prestasi tersebut. Pasalnya perlombaan MTQ Nasional ini pertama kali baginya. Penghafal Alquran sejak duduk di kelas 6 SD ini bahkan hanya murojaah setiap harinya untuk persiapan menuju MTQ Nasional ke XXVII di Sumut.

"Alhamdulillah puji syukur kepada Allah. Pertama kali saya ikut MTQ Nasional dan menjadi juara I. Benar-benar di luar dugaan," ucap peserta dengan nomor 408 ini. 

Yazid berharap bisa mengikuti perlombaan MTQ sampai kancah internasional dan mendalami ilmu qiraat. Bila ada kesempatan dia ingin mengikuti perlombaan MTQ nasional selanjutnya. "Target sekarang ilmu qiraat karena saat ini kegiatan saya masuk Pesantren lagi di Subang, Jawa Barat tepatnya di Pospen Abdullah Bin Mas'ud mengambil ilmu qiraatnya," katanya.(exe/ist)


0 Komentar