Kamis, 11 Oktober 2018 18:19 WIB

RSPP Ditunjuk Jadi Tim Medis VVIP pada Pertemuan IMF-WBG di Bali

Editor : Luki Junizar

BALI, Tigapilarnews.com - Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP)-Pertamedika IHC dipercaya menjadi Tim Medical VVIP untuk acara Annual Meetings International Monetary Fund - World Bank Group (IMF-WBG) serta ASEAN Leaders Gathering (ALG), yang diadakan tanggal 8-14 Oktober 2018 di Bali. 

RSPP untuk kesekian kalinya menjadi Tim Medical VVIP acara berskala Internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT), sebagai Tim Medis VVIP yang khusus melayani kesehatan para kepala negara. 

Diperkirakan ada sekitar 14 kepala negara tamu yang hadir di dalam acara tersebut."Kami sudah mulai menyiapkan kegiatan di Bali sejak tanggal 3 Oktober 2018, untuk berkordinasi dengan rumah sakit rujukan di Bali, membuat planning evakuasi, penentuan penempatan tim, pola kordinasi lintas fungsi semua bagian di Bali khususnya di kawasan ITDC Nusa Dua," kata Business Management Head RSPP, Agus W. Susetyo, SKM, MM, Kamis (11/10/2018).

Jika diperlukan adanya rujukan untuk kepala negara, jelas Agus, maka salah satunya rumah sakit rujukan adalah RSUP Sanglah. Medical VVIP bekerja atau standby monitor aktif selama 24 jam, membuat posko mini ICU di kamar Hotel terdekat dimana kepala negara tersebut tinggal, dan berkoordinasi kuat dengan Paspamres, SO (Security Officer) serta medical doctor masing masing kepala negara.

RSPP mengelola 16 unit ambulance / Tim Medis VVIP (tim medis khusus untuk kepala negara), dengan melakukan kerjasama atau mendatangkan tim dari RSPP Jakarta 6 unit ambulance, RS Pertamina Cirebon 1 unit, RS Group Jawa Timur 4 unit, RSUP Sanglah 5 unit.

"Adapun Tim Medis VVIP terdiri dari unit ambulance rescue (ICU Mini), 1 tenaga dokter, 2 perawat, 1 driver yang berpengalaman dan tersertifikasi, ACTLS, BTCLS, PPGD, ENIL dan sertifikasi kompetensi lain," ujar Agus.

Tim Medis VVIP terlebih dahulu melakukan simulasi evakuasi bersama Paspamres di masing-masing hotel dan venue BNDCC, BICC, Sofitel, GWK, dan evakuasi udara menggunakan helikopter serta melakukan simulasi rangkaian iring-iringan konvoi VVIP.

Selain itu RSPP juga menyiapkan klinik VVIP di BNDCC, serta untuk Mini ICU dengan tim dokter spesialis yang disiapkan oleh RSUP Sanglah yang diketuai oleh Dr. IGB Ken Wirasandi, MARS di venue BNDCC, BICC, GWK, Sofitel tempat meeting ALG.

"Untuk koordinasi terkait dengan Medical VVIP semua tim ambulance di hotel yang menempel di kepala negara, Mini ICU, medical clinic dan rujukan dikoordinasikan oleh saya yang bertanggung jawab selama 24 jam berkoordinasi kuat dengan Setneg diketuai oleh Dr. Hotlan Parlindungan S, M.K.K dan Paspamres sebagai partner kerja di Bali dengan Posko di Hotel Westin dan BNDCC," tutur Agus.

Dia menambahkan, bahwa kegiatan ini memerlukan koordinasi yang kuat dan baik karena mendampingi kepala negara tamu atau undangan, agar semua resiko, keamanan, kerahasiaan, profesionalisme dapat dijaga.

Untuk itu, lanjut Agus, dari awal diperlukan mitigasi resiko, membuat alur evakuasi, pola dan alur rujukannya, serta melakukan latihan evakuasi atau gladi dengan tenaga medis yang terlatih, hingga menyesuaikan venue atau hotel masing-masing.

"Kami bangga menjadi bagian dari kegiatan berskala internasional. Ini sebagai bukti bahwa RSPP merupakan rumah sakit yang mampu dan mempunyai kompetensi berskala internasional, dan siap mensukseskan Annual Meetings IMF-WBG serta ALG di Bali ini," tukas Agus.


0 Komentar