Kamis, 11 Oktober 2018 11:47 WIB

Anies Dorong Pendidikan Robotik

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama dengan Yayasan Pendidikan Robotik Indonesia dalam rangka menindaklanjuti program Robotic Explorer sebagai wadah edukasi teknologi robotik di Ibu Kota.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua Yayasan Pendidikan Robotik Indonesia, Wahidin Wahab, di ruang Balairung, Balai Kota, Kamis (11/10/2019) pagi.

Dalam kesempatan itu, pendiri World Robotic Explorer Jully Tjindrawan juga turut hadir dan menyampaikan konsep Science, Technology, Engineering, Art, dan Mathematic (STEAM) sebagai sistem pendidikan robotik yang akan diterapkan di Jakarta.

"Kita tahu persis bahwa sains teknologi, kemudian rekayasa teknik atau engineering, seni dan matematika yang tadi ditulis sebagai STEAM, adalah aspek penting bagi generasi masa depan Indonesia. Kita menginginkan anak-anak kita dibekali dengan kemampuan-kemampuan yang membuat mereka di kemudian hari akan membawa bangsa kita, bukan hanya sejajar tapi lebih tinggi dan lebih baik dari pada bangsa-bangsa lainnya. Dan itu artinya bekalnya dari hari ini," ujar Anies dalam sambutannya.

Anies menilai pendidikan anak-anak akan bisa dimaksimalkan dengan memberikan kesempatan lebih luas untuk belajar hal yang baru dan disukainya. Apalagi pendidikan robotik mengajarkan nilai kreativitas dan inovasi, sehingga bisa diterapkan dalam bentuk ekstrakurikuler maupun studi wisata untuk sekolah-sekolah di Jakarta.

"Saya berharap banyak pada Yayasan Pendidikan Robotik Indonesia untuk menjadi partner kami. Saya menyambut baik dan saya berharap pada jajaran dinas pendidikan (disdik), manfaatkan kesempatan ini. Disdik buka pintunya, ajak terlibat, fasilitasi, dan pastikan faedah yang didapat anak-anak itu terasa betul. Sekarang pun mereka sudah terasa. Apa yang paling terasa? Minatnya meningkat, aksesnya meningkat," jelas Anies.

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi:
1. Kompetisi tahunan piala gubernur untuk Olimpiade Robotika Provinsi DKI Jakarta.
2. Sinkronisasi kurikulum edukasi teknologi robotik.

3. Pelatihan robot solution dan digital bagi guru dan peserta didik.
4. Kegiatan ekstrakurikuler tentang edukasi teknologi robotik di tingkat SD, SMP, maupun SMA.
5. Studi lapangan siswa-siswi SD, SMP, maupun SMA ke rumah robot.

Kesepakatan bersama ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam membangun sumber daya siswa bidang teknologi robotik melalui dunia pendidikan. "Mari kita tuntaskan MoU ini dengan kerja konkret, kerja nyata, yang dirasakan manfaatnya oleh semua," tutup Anies.(exe/ist)


0 Komentar