Rabu, 03 Oktober 2018 11:53 WIB

Secret Service Gandeng Polisi Selidiki Amplop Mencurigakan untuk Trump

Editor : Eggi Paksha
Secret Service. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pasukan keamanan presiden Amerika Serikat (AS), Secret Service, menyatakan sebuah amplop yang mencurigakan telah dikirim ke Gedung Putih dan ditujukan kepada Presiden Donald Trump.

Insiden itu terjadi di tengah laporan dua surat yang dinyatakan mengandung racun risin yang dicegat di Pentagon.

"Amplop itu tidak diterima di Gedung Putih, juga tidak pernah masuk ke Gedung Putih," kata Secret Service seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (3/10/2018).

Namun Secret Service tidak memberikan rincian lebih lanjut, hanya menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan mitra penegak hukum untuk sepenuhnya menyelidiki masalah tersebut.

Mengutip sumber penegak hukum, CNN melaporkan bahwa surat itu berisi zat mencurigakan yang diyakini risin, racun yang sama terdeteksi pada hari Senin dalam dua surat yang dikirim ke Pentagon. Kedua surat itu ditujukan kepada Menteri Pertahanan James Mattis dan Kepala Operasi Angkatan Laut Admiral John Richardson. Namun, laporan itu belum dikonfirmasi.

Sebelumnya, Pentagon menegaskan bahwa surat yang dicegat pada hari Senin ketika diuji positif mengandung risin. Fasilitas surat telah dikarantina dan FBI dipanggil untuk menyelidikinya.

Ricin adalah zat yang sangat beracun yang diekstraksi dari biji jarak, dan telah terbukti sebagai senjata kimia di sejumlah rencana teroris yang digagalkan.(exe/ist)


0 Komentar