Jumat, 17 Agustus 2018 21:34 WIB

Pembinaan dari Kampung untuk Indonesia, FOSSBI Bicara soal Kemerdekaan

Editor : Eggi Paksha
Dukungan FOSSBI untuk HUT RI. (foto istimewa)
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) angkat bicara tentang kemerdekaan dalam rangka peringatan dirgahayu Republik Indonesia yang ke-73. 
 
Sekretaris Umum FOSSBI, Anwar Sadat, menghaturkan terima kasihnya kepada para pendiri bangsa atas pengorbanan darah dan jiwanya demi kemerdekaan tanah air. "Kita mengucapkan terima kasih pada The Founding Fathers yang telah mengorbankan darah dan jiwanya, yang memberikan pengorbanan luar biasa untuk bangsa," ucapnya.
 
Diceritakan tentang FOSSBI, yakni berawal dari niatan kecil dapat bermanfaat. Dari hal yang sederhana bertekad dengan segala keterbatasan dan kekurangan dan hanya bisa melakukan pembinaan sepak bola di kampung dan akhirnya beranjak ke sekolah, kota, wilayah dan akhirnya 34 provinsi. "Inilah sebuah kemerdekaan bagi kami, FOSSBI, bisa bermanfaat untuk Indonesia walaupun apa yang dilakukan oleh FOSSBI diseluruh Indonesia hanyalah persentase sebagian kecil namun Insya Allah dapat memerdekakan anak-anak bangsa dari bahaya Narkoba, kenakalan remaja dan sebagai wadah positif membantu orang tua dan pemerintah dengan hal-hal positif," papar ayah dari Ahmad Aqeel Aleem Anwar dan Aqila Nayyara Zakee Anwar tersebut.
 
Selain itu, Anwar memaknai hari Kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah perjuangan dengan pengorbanan besar. Ia juga mengingatkan semangat gotong royong yang harus tetap dimiliki.
 
"Kemerdekaan Indonesia bukan pemberian dari negara manapun, bukan hadiah, tapi adalah sebuah perjuangan yang penuh dengan pengorbanan baik harta benda maupun nyawa dan ribuan jumlahnya. Pendahulu kita dulu dengan berani gagah perkasa mempertaruhkan nyawanya hanya untuk sebuah kehormatan," katanya.
 
Anwar mengajak para pemuda Indonesia melihat perjuangan besar saat memperjuangkan kemerdekaan. "Mari kita maknai bahwa gotong royong, bahu membahu untuk mewujudkan sebuah cita-cita luhur dan mempertahankan sebuah kehormatan ternyata ada hasilnya," katanya lagi.
 
Sebagai catatan, FOSSBI mendapatkan mandat untuk menjalankan satu dari tiga kompetisi kelompok usia milik Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora). Fossbi kimi menjadi operator khusus untuk kompetisi U-12. Pelaksanaan kompetisi di kelompok usia tersebut terbilang sulit, karena dianggap sebagai fondasi dan harus berkontribusi pada pengembangan sepak bola Indonesia.
 
Nantinya, Final Nasional Kompetisi Sepak Bola U-12 Piala Menpora 2018, akan dilaksanakan di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, 27 sampai 30 Agustus.(exe)

0 Komentar