Kamis, 12 Juli 2018 18:45 WIB

Diarak di 54 kota/kabupaten, Susy Susanti Bawa Obor Pertama Asian Games dan Pelari Terakhir Masih Rahasia

Editor : Eggi Paksha
Ketum INASGOC, Erick Thohir (kiri) bersama Herti Purba. (foto Esa/Tigapilarnews.com)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) telah memutuskan Susy Susanti menjadi pembawa obor pertama dalam Pawai Obor Api Asian Games 2018 yang akan dimulai di Yogyakarta.

Susy juga akan membawa Api Asian Games dari India yang akan disatukan dengan Api Abadi dari Mrapen yang dibawa oleh mantan atlet tenis peraih emas Asian Games 1978 dan 1982, Yustedjo Tarik. 

Susy, yang juga ditunjuk sebagai duta  pembawa obor untuk Asian Games 2018 ini akan mengawali perjalanan Api Asian Games 2018, dengan start dari Tugu Yogyakarta. Dia akan berlari sejauh 500 meter dengan membawa obor yang menyala, dan didampingi oleh atlet Jawa Tengah, Winarsih.

Sementara untuk pelari terakhir yang nantinya akan membawa obor ke kalderon yang berada di Gelora Bung Karno masih dirahasiakan. Menurut Inasgoc, itu akan jadi kejutan besar. Pawai Obor Api Asian Games ini akan mulai diarak di 54 kota/kabupaten di 18 Provinsi di Indonesia. Pawai ini akan menempuh jarak sejauh 18.000 km dan total ada 67 titik pergantian.  

Selain Susy, ada 39 atlet nasional lainnya yang ikut berpartisipasi di pawai ini. Mereka antara lain, Christian Hadinata, Taufik Hidayat, Sigit Budiarto, Supriati Sutono, Richard Sambera, dan Yayuk Basuki. Mereka ini akan lari di kota-kota yang telah ditentukan oleh Inasgoc. Para atlet yang terpilih sebagai pembawa obor api Asian Games ini adalah legenda olahraga Indonesia yang pernah menorehkan prestasi di ajang Olimpiade dan Asian Games. 

Selain berlari, guna menunjukkan potensi Indonesia ke dunia, obor api Asian Games ini juga akan diarak dengan menggunakan cara yang berbeda. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Ceremonies Inasgoc, Herti Purba dalam jumpa pers persiapan torch relay Asian Games 2018 di Kantor Inasgoc, Jakarta, Kamis (12/07/2018). 

"Kami sisipkan sesuatu yang spesial dalam pawai ini. Obor api Asian Games, nantinya tidak hanya dibawa dengan berlari, tapi ada juga di Bromo yang akan dinaikan kuda dan dikawal dengan kaveleri berkuda. Api ini akan dibawa naik ke gunung Bromo. Lalu di Raja Ampat, api akan dibawa diving oleh Nadine Chandrawinata. Di Bali, Hamis Daud akan melakukan surfing dengan membawa obor ini. Serta di Palembang, obor api juga akan diterjunkan dari atas pesawat menuju Stadion Gelora Jakabaring," katanya menambahkan.(exe/ist)


0 Komentar