Rabu, 20 Juni 2018 12:47 WIB

Sekjen PBB Sesalkan Putusan AS

Editor : Eggi Paksha
Antonio Guterres. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyesalkan keputusan Amerika Serikat keluar dari keanggotaan Dewan HAM PBB.

Guterres mengatakan, dirinya lebih memilih AS untuk tetap menjadi anggota Dewan HAM PBB. "Arsitektur hak asasi manusia PBB tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam promosi dan perlindungan hak asasi manusia di seluruh dunia," ujar pemimpin badan dunia tersebut dalam statemen yang dirilis kantornya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/06/2018).

Sebelumnya, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengumumkan keluarnya AS dari Dewan HAM PBB seraya menyebut badan PBB tersebut "munafik dan melayani kepentingan sendiri" serta "mengolok-olok hak asasi manusia".

Dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, Haley juga menuding Dewan HAM PBB sebagai "kubangan bias politik". Meski demikian, Haley menegaskan, "Saya ingin membuat ini sejernih mungkin bahwa langkah ini bukanlah kemunduran dari komitmen kami terhadap hak asasi manusia."

Senada dengan Haley, Pompeo menyebut Dewan HAM PBB sebagai "pembela HAM yang payah". 

"Lebih buruk dari itu, Dewan HAM PBB menjadi wadah untuk melaksanakan kemunafikan tak tahu malu lantaran banyak pelanggaran hak asasi manusia terburuk di dunia diabaikan dan sejumlah pelanggar paling serius di dunia duduk di dewan," cetus Pompeo.

Keluarnya AS dari Dewan HAM PBB merupakan puncak dari perseteruan sejak tahun 2017. Saat itu, Haley menuduh badan PBB itu memiliki sikap "bias anti-Israel yang kronis" dan AS sedang mempertimbangkan kembali keanggotaannya.

Menurut Haley, sulit diterima bahwa ada sejumlah resolusi diloloskan untuk menentang Israel, namun tak ada satupun untuk Venezuela saat para demonstran tewas dalam konflik politik.(exe/ist)


0 Komentar