Senin, 28 Mei 2018 15:04 WIB

Pelatihan Kewirausahaan Kemenpora untuk Pemuda Dapat Dukungan dari Berbagai Kementerian

Editor : Eggi Paksha
Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan. (foto Esa/Tigapilarnews.com)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melanjutkan Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018 (batch 2 dan 3), di Wisma Kemenpora, Senin (28/05/2018) siang.

Diterangkan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan, ada dua mitra yang terlibat dalam seluruh rangkaian tersebut. Pertama, yakni dari aspirasi dan Sahabat UMKM.

“Untuk pertama dan keempat, yang menyediakan instrukturnya itu dari aspirasi dan untuk yang kelima sampai kedelapan yang akan menyediakannya dari Sahabat UMKM,” paparnya.

“Selain itu, kita telah mendapat dukungan dari beberapa kementerian di tingkat pusat. Dukungan ini menjadi menarik karena pastinya Kemenpora punya keterbatasan-keterbatasan dalam menjalankan peran-perannya. Keterbatasan itu bukan hanya persoalan anggaran tapi persoalan fungsi kelembagaan, persoalan kompetensi atau kapasitas kelembagaan dan sebagainya,” urainya didampingi Kabid Pemetaan Kewirausahaan di Kemenpora, Sutrija.

“Tadi juga sudah datang dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Koordinator Kementerian Perekonomian juga datang untuk mendukung. Mereka sepakat untuk ikut melanjutkan dan mencoba di lokal. Lokal itu maksudnya ada di kabupaten dan kota. Kemenpora siap dan akan turun bersama-sama dengan pemerintah pusat ke daerah-daerah untuk melakukan menumbuhkan wirausaha seperti ini, tapi untuk keperluan daerah,” tutur Imam lagi.

Lebih jauh, Imam menyampaikan jika kegiatan ini lanjutan atau rangkaian dari yang sebelumnya. Dari sisi tahapannya, masih tahapan satu hingga akhir.

“Jadi ini adalah angkatan kedua dan ketiga dari pertemuan pertama dan itu masih ada keempat, lima, enam, tujuh dan delapan untuk mengikuti tahapan yang seperti ini,” ujarnya.

“Materi masih sama seperti pertemuan yang pertama. Peserta juga masih diberikan inspirasi dari para narasumber dengan kisah-kisah suksesnya. Salah satunya ada Nilam (Sari/pemilik Kebab Baba Rafi, co-owner di Bebek Garang dan Viola). Ini salah satu pengusaha sukses yang menjadi narasumber,” ucapnya.

keterangan: Nilam Sari saat berbagi pengalamannya.

Lebih jauh dikatakan Imam, para peserta juga akan diberikan materi dengan mindset seorang pengusaha dari para motivator dan ispirator.

“Dalam tahapan satu, mereka belajar untuk tugas di tahapan kedua nanti apa, mereka akan menjelaskan bisnisnya nanti apa, kemudian produknya nanti apa dan pasarnya seperti itu apa, dan bagaimana cara memasarkannya, bagaimana cara mengorganisasi bisnisnya. Selanjutnya belajar lagi di tahapan kedua itu. Untuk tahapan ini, materinya sama seperti pekan lalu hanya persertanya yang berbeda,” pungkasnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora juga menggelar Peluncuran Penumbuhan Minat Kewirausahaan Kemenpora, di Jakarta, Sabtu (05/05/2018) pagi.

Kemenpora berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mencetak anak-anak muda yang mandiri. Sebagai wujud nyata penciptaan anak muda yang mandiri, Kemenpora menyelenggarakan Program Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda.

Program Kewirausahaan Pemuda merupakan program prioritas yang mendukung program nasional dalam rangka pencapaian satu juta wirausaha baru. Dalam menyukseskan program ini, Kemenpora menggandeng ASPIRASI (Asosiasi Penulis dan Inspirator Seluruh Indonesia), OJK (Otoritas Jasa Keuangan), SAHABAT UMKM dan FKP (Forum Kewirausahaan Pemuda).

Inilah peran Kemenpora, sebagai pihak yang memiliki akses, untuk melakukan proses akselerasi dalam membangun kesempatan mengaktualkan potensi generasi muda.

Sebagi catata, tidak semua pemuda memiliki jiwa kewirausahaan, tetapi dengan pelatihan awal akan terdeteksi siapa-siapa yang memiliki potensi kewirausahaan. Kemudian, disentuh dengan lebih optimal agar potensi itu tumbuh dan berkembang dengan baik.

Salah satu prioritas nasional adalah pengembangan kemandirian. Komitmen 1 juta wirausaha baru ini adalah komitmen nasional. Kemenpora menyanggupi komitmen nasional dan menjadikan kewirausahaan pemuda menjadi prioritas nasional tahun 2019. 

Target peserta pelatihan adalah 800 orang pemuda yang terbagi dalam 8 angkatan dengan mekanisme penyaringan di setiap tahap.

Adapun Persyaratan menjadi peserta pelatihan tersebut yakni, Pemuda usia 16-30 tahun, Berminat dan berkeinginan besar menjadi pengusaha sukses dan bersedia mengikuti seluruh tahapan kegiatan.

Peserta kegiatan harus mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang sudah disiapkan agar memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan ide atau rencana bisnis yang telah dituangkan dalam bisnis model canvas.

Akhirnya nanti peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan akses permodalan sebesar Rp15 juta untuk membangun usahanya. 

Banyak sekali keuntungan yang akan didapatkan jika mengikuti pelatihan ini. Alumni program akan mendapatkan pelatihan, mentoring, pelatihan peningkatan kualitas produk, dan kolaborasi bisnis antar pelaku.

Untuk itu Kemenpora akan mengembangan kolaborasi dengan berbagai pelaku pengembangan kewirausahaan dari Pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat sesuai kompetensi masing-masing.(exe)


0 Komentar