Kamis, 17 Mei 2018 07:52 WIB

DKI Klaim Stok Beras untuk Ramadan Capai 41 Ribu Ton

Editor : Luki Junizar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno Tinjau gudang beras cek stok bahan pokok aman dari Ramadhan hingga Lebaran.

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim stok beras Provinsi DKI Jakarta untuk menyambut bulan suci Ramadan mencapai 41.227 ton.

Sandi menyebut stok untuk Ramadan ini melampaui stok untuk keadaan biasa yang berkisar antara 20 ribu hingga 25 ribu ton.

"Stok beras per hari ini di Pasar Induk Cipinang 41.227 ton tadi pak Menteri Pertanian sudah sampaikan bahwa ini melampaui dari stok aman, stok normal," ujar Sandi saat mengunjungi Gudang Beras PT Food Station Tjipinang, Jakarta Timur, Rabu (16/5/2018).

Sandi menyebut total stok beras di DKI Jakarta untuk Ramadan kali ini senilai Rp200 miliar. Stok beras dikelola oleh PT Food Station Tjipinang dan PD Pasar Jaya sebagai perusahaan pelat merah.

Sandi juga mengklaim telah mengecek ketersediaan stok daging ayam dan daging sapi di PD Dharma Jaya. Untuk Ramadan ini sudah disiapkan 400 ribu kilogram (kg) daging sapi dan 200 ribu kg daging ayam.

"Ini cukup dan tidak ada alasan harga daging masih meningkat walau orang bikin rendangnya tambah banyak atau semur dagingnya tambah banyak, insyaallah bisa kami antisipasi," tutur Sandi.

Dalam kesempatan itu, Biro Perekonomian DKI Jakarta Sri Haryati menyebut stok pangan yang sudah melebihi kebutuhan ini akan terdistribusi secara baik ke seluruh Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Sri mengatakan ada bantuan kapal dari Pemerintah Pusat dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mendistribusikan stok pangan ke Kepulauan Seribu.

"Untuk mengangkut pangan tanggal sejak tanggal 14 kemarin sudah dikirim 149 kg beras. Kemudian, ayam 351 kg, telur 341 kg, ikan 161 kg, dan susu 321 pak," ucap Sri.

Sandi juga menyebut akan berkunjung ke Brebes, Jawa Tengah, dan Blitar, Jawa Timur, untuk memastikan pasokan bawang dan telur untuk DKI Jakarta selama Ramadan. 

"Kami perang melawan mitos bahwa harga harga naik selama bulan suci Ramadan, kita akan perang total," imbuhnya. 


0 Komentar