Sabtu, 14 April 2018 09:19 WIB

Industri Berorientasi Ekspor Harus Cepat Dikembangkan

Editor : Eggi Paksha
Agus Martowardojo. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, mengungkapkan percepatan pengembangan industri berorientasi ekspor merupakan salah satu strategi penting yang perlu ditempuh untuk mendukung surplus neraca berjalan (current account).

Dengan penguatan neraca berjalan, maka ekonomi akan terus tumbuh kuat.

"Pada akhirnya akan memperkuat stabilitas makroekonomi dan struktur perekonomian. Kondisi tersebut merupakan prasyarat untuk membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat, berkelanjutan, berimbang, dan inklusif," kata Agus Marto seperti dikutip dalam keterangannya usai Rakor BI, Pemerintah Pusat dan Daerah (Rakorpusda) seperti dikutip Sabtu (14/04/2018). 

Dijelaskan Agus, Pemerintah dan BI terus berkoordinasi dan melakukan berbagai usaha mendorong pengembangan industri berorientasi ekspor. "Melalui perluasan akses pasar dan optimalisasi kawasan industri," tegasnya.
 

Sebagai rangkaian dalam Rakorpusda, BI juga melakukan komunikasi dengan berbagai unsur di Batam, Kepulauan Riau. Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo hadir dalam kegiatan "BI Mengajar" di Universitas Batam.

Dalam paparannya, Perry Warjiyo menjelaskan mengenai kebijakan-kebijakan BI yang dilakukan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BI dan Universitas Batam untuk meningkatkan kerjasama dalam pendidikan, penelitian, kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kebanksentralan. 

Selain itu, untuk memperkenalkan transaksi non tunai, Deputi Gubernur BI, Sugeng melakukan peresmian transaksi non tunai di Ponpes Darul Falah, Batam.

Sementara dari sisi tunai, Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi bersama dengan Wakil Asisten Operasi Kasal Mabes TNI AL, Laksamana Pertama TNI Yusuf melakukan pelepasan kas keliling ke 6 (enam) pulau terluar di Kepulauan Riau, yaitu Pulau Jumaja, Pulau Tarempa/Anambas, Pulau Sekatung Laut, Pulau Subi, Pulau Serasan dan Pulau Tambelan Besar.

Rosmaya juga menyelenggarakan sosialisasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) kepada kalangan pelajar di Batam, Kepulauan Riau.(exe/ist)


0 Komentar