Kamis, 12 April 2018 01:48 WIB

Janji Berikan Kejutan Medali di Asian Games, PP Persambi Uji Kematangan Penyelenggaraan Pertandingan

Editor : Eggi Paksha
Komedian sekaligus penggemar sambo, Komeng (kiri) bersama Krisna Bayu. (foto Esa/Tigapilarnews.com)
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) memiliki pekerjaan rumah besar di Asian Games 2018.
 
Mereka harus menggelar pertandingan di cabang olahraga sambo, yang baru kali ini diselenggarakan, dengan sempurna.
 
Tentu, Persambi harus menggelar uji coba demi mematangkan penyelenggaraan pertandingan. Banyak aspek yang harus mereka kenal, agar jalannya event berlangsung dengan lancar.
 
Maka dari itu, Persambi berinisiatif menggelar 1st Southeast Asia Championship di Jakarta, 11-12 April 2018.
 
"Ada 15 nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini, terdiri atas Sambo Sport (lima putra dan putri), serta Sambo Combat," kata Ketua Umum PP Persambi, Krisna Bayu, Rabu (11/04/ 2018) siang.
 
"Persambi mengakui masih banyak kekurangan. Dari 100, saya baru 15 persen. Semoga, saat Asian Games bisa memberikan yang terbaik dan kejutan medali," lanjutnya.
 
Selain untuk menguji kematangan penyelenggaraan pertandingan, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai try out seluruh atlet timnas sambo Indonesia. "Indonesia menurunkan 24 atlet. Delapan di antaranya berasal dari pelatnas," ujar Krisna.
 
Sementara itu, sekitar 70-an atlet sambo dari enam negara dan 17 wasit ITO bersaing mengukir prestasi dalam tes even Asian Games 2018 di Jakarta. PP Persambi menargetkan tes even ini selain dijadikan persiapan panitia juga akan menjadi pemanasan menuju PraAsian Games 2018. 
 
"Peserta seluruh Asia Tenggara, minus Myanmar dan Laos yang batal hadir karena tidak dapat izin dari pemerintahnya masing-masing. Sedangkan pesertanya di antaranya, yaitu Malaysia, Singapura, Philipina, Thailand, Vietnam," imbuh Krisna Bayu didampingi komedian Komeng.
 
"Di dalam tes even ini, untuk pembelajaran kepanitiaan kita, kita mengisi lima skuad sambo putra, lima skuad sambo putri dan lima combat, jadi totalnya ada 15 kelas," ujar Krisna Bayu yang telah mengoleksi 3x gelar Olympics (1996, 2000, 2004), 12x gelar SEA Games dan 3x gelar Asian Games.
 
Bahkan, PP Persambi sudah menyiapkan tidak hanya tes even untuk meningkatkan kualitas para petarungnya, namun juga memberangkat try out ketiga negara mengikuti sejumlah agenda internasional.
 
"Target setelah ini, selanjutnya, kami akan berangkatkan atlet try out ke Korea satu bulan, diikuti Mongolia ada Kejuaraan di sana dan Rusia," tambahnya.
 
Sambo merupakan seni bela diri dari Rusia yang diciptakan untuk meningkatkan kemampuan hand-to-hand combat bagi pasukan khusus Uni Soviet Red Army ditahun 1920. 
 
Ada istilah di sambo, yaitu “bela diri tanpa senjata” sehingga, tehnik dasar dari judo, gulat, jujitsu, dan berbagai seni bela diri lainnya dapat dipergunakan dengan baik.(exe)

0 Komentar