Kamis, 11 Januari 2018 13:47 WIB

Sejarah Yoghurt Sejak Empat Ribu Tahun Silam

Editor : Irma Nur Illahi

 

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Yoghurt adalah produk olahan susu yang dihasilakan melalui fermentasi bakteri dan memliki rasa khas manis dan asam. Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki, "yo─čun" yang artinya "padat" dan "tebal"

Yoghurt memiliki sejarah panjang sejak 4.000 tahun lalu, bermula saat susu terfermentasi secara tidak sengaja oleh bakteri liar yang hidup pada tas kulit kambing yang dibawa oleh bangsa Bulgar, orang nomadik yang mulai bermigrasi ke Eropa pada abad ke-2 M dan akhirnya menetap di Balkan pada akhir abad ke-7. Meskipun demikian, sampai sekarang belum ada bukti yang jelas mengenai siapa penemu yoghurt pertama kalinya.

Namun seorang ilmuwan Bulgaria, Dr Stamen Grigorov adalah yang pertama kali menemukan komposisi yang terkandung di dalam yoghurt. Pada tahun 1904 ia kembali dari daerah Trun di Bulgaria ke Universitas Kedokteran Jenewa, tempat dia belajar. Dia membawa pot tanah liat tradisional berisi yoghurt lalu dibawa ke labnya untuk diperiksa sebagai bagian dari studinya.

Setahun kemudian, ia berhasil mengidentifikasi bakteri penting yang menyebabkan susu terfermentasi dan berubah menjadi yoghurt. Mikroorganisme tersebut kemudian diberi nama lactobacillus bulgaricus sebagai penghormatan terhadap negara asal penghasil yoghurt. Untuk menghormati penemuannya, desa Trun di Studen Izvor, tempat Grigorov lahir, sekarang menjadi satu-satunya museum yoghurt di dunia.

Pada tahun 1908 seorang ahli biologi Rusia, Ilya Ilyich Mechnikov meraih penghargaan Nobel dalam karyanya "The Prolongation of Life", dalam penelitiannya ia menemukan bangsa Bulgaria yang mempunyai kebiasaan mengonsumsi yoghurt tetap sehat dalam usia lanjut.

Di negara Eropa pertama kali mengenal yoghurt bermula pada sejarah klinik Perancis ketika Raja Francis I menderita diare yang mematikan dan tidak ada dokter Perancis yang mampu menyembuhkannya, lalu sekutunya mengirim seorang Dokter Yahudi dari Konstantinopel, Turki dan dengan bantuan yoghurt Raja pun dapat disembuhkan. Sejak itu susu asam ini di Prancis disebut jaourt. 

Ketika menyeberang ke Inggris, namanya menjadi yogurt atau yoghurt. Di jazirah Arab, penduduk terbiasa mengkonsumsi susu unta. Yoghurt yang dibuat berasal dari susu unta dan disebut keffir. Di wilayah Asia Tengah dan India, yoghurt lazim dibuat dari susu kuda dan dinamai kumiss.
 


0 Komentar